Bupati Abdya Buka Musrenbang RPJMK 2017-2022


Foto: analisisnews.com/agus
RPJMK: Satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) dalam lingkungan Pemkab Abdya mengikuti Musrenbang RPJMK 2017-2022 yang berlangsung di aula Bappeda kabupaten setempat, Rabu (2/12/2020).

BLANGPIDIE-Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim, Rabu (2/12/2020) secara resmi membuka musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) perubahan rencana pembangunan jangka menengah kabupaten (RPJMK) tahun 2017-2022 di aula Bappeda kabupaten setempat.

Bupati Akmal Ibrahim dalam kesempatan itu mengatakan, Musrenbang RPJMK merupakan agenda strategis dalam rangka penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan serta program pembangunan daerah lima tahun yang telah dirumuskan dalam rencana awal RPJMK. Teknis penyusunan dokumen RPJMK dan pelaksanaan Musrenbangnya diatur dalam Permendagri nomor 86 tahun 2017. RPJMK dimaksud kemudian dijabarkan dalam dokumen strategis perangkat daerah (Renstra PD) berlaku lima tahun dan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) berlaku satu tahun sebagai acuan untuk dilaksanakan secara konsisten, selaras dan sesuai dengan target yang ditetapkan.

Ditambahkan, untuk kurun waktu lima tahun masa jabatannya, bupati dan wakil bupati telah menetapkan visi dan misi sebagai target utama pencapaian program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh perangkat daerah secara holistik dan terintegrasi.

“Untuk mewujudkan visi dan misi ini, maka dijabarkan ke dalam tujuan dan sasaran yang dilengkapi dengan indikator tujuan serta sasaran. Hingga akhirnya akan diimplementasikan melalui program dan kegiatan pembangunan dengan indikator kinerja yang terukur,” ujarnya dalam kegiatan yang juga dihadiri unsur forum komunikasi pimpinan kabupaten tersebut.

Sebagai salah satu rujukan penting dalam perencanaan pembangunan daerah lima tahunan, rumusan strategi akan mengimplementasikan bagaimana sasaran pembangunan akan dicapai dengan serangkaian arah kebijakan dari pemangku kepentingan.

“Karenanya setiap kepala SKPK saya minta untuk memperhatikan kesesuaian visi, misi, tujuan dan sasaran dalam RPJMK. Karena konsistensi penjabaran visi dan misi kedalam tujuan dan sasaran menentukan efektivitas pembangunan daerah,” pungkasnya.

Terakhir dia berharap, seluruh peserta Musrenbang RPJMK mampu berkonstribusi dan memberi input serta dirumuskan dalam berita acara kesepakatan hasil Musrenbang RPJMK Abdya 2017-2022 yang ditandatangani oleh setiap unsur yang mewakili pemangku kepentingan sebagai dasar dalam proses penyempurnaan rancangan RPJMK menjadi rancangan akhir RPJMK. Musrenbang dimaksud juga turut dihadiri para asisten, staf ahli, kepala SKPK, camat, imam mukim hingga keuchik yang tersebar dalam wilayah kabupaten setempat.(ag)