Pelantikan IpeKB Banda Aceh, Kepala BKKBN Aceh: Tingkatkan Profesional dan Nilai Kompetensi

Foto bersama usai pelantikan IpeKB Banda Aceh

BANDA ACEH – Ketua DPD Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Aceh, Jainan Taib, melantik dan mengukuhkan Pengurus DPC Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kota Banda Aceh, periode 2019~2023, di Aula lantai 4 pada Kamis (3/12/2020).

Turut hadir Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh, Sahidal Kastri, Plt. Sekda Kota Banda Aceh, Muzakkir Tulot, Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Tati Meutia Asmara, Ketua TP-PKK, Nurmiaty AR, dan Kepala OPD KB Banda Aceh, Cut Azharida.

Dalam pidatonya Kaper BKKBN Aceh mengharapkan Keberadaan Kepengurusan IPeKB Kota Banda Aceh yang baru dilantik dapat menjadi wadah pengembangan profesi para Penyuluh KB karena merupakan ujung tombak BKKBN dalam menjalankan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana), sehingga perlu peningkatan kinerja dan kompetensi.

“Dengan terbentuknya IPeKB ini hendaknya dapat memperkuat profesionalisme dalam melaksanakan program Bangga Kencana dan serta membantu mewujudkan visi dan Misi Walikota, visi Terwujudnya Kota Banda Aceh yang Gemilang Dalam Bingkai Syariah,” kata Kaper Sahidal Kastri.

Selanjutnya, Sahidal Kastri berharap kepada Pengurus IpeKB Kota Banda Aceh dibawah Kepemimpinan Faizah, Wakil, M.Jafar Benny, Sekretaris, Nuraini, dan Bendahara, Musda, menjadi barometer kualitas nilai kompetensi Penyuluh KB.

“Nilai kompetensi penyuluh kita masih rendah. Dibawah standar dan itu pun yang di atas standar hanya lima orang. Harapan saya semoga ini bisa menjadi koreksi hingga kedepannya lebih baik, dan IpeKB Banda Aceh harus menjadi barometer, baik pelaksanaan program maupun soal nilai kompetensi, ” harap Sahidal Kastri.

Selain itu, Sahidal Kastri juga menyampaikan pelaksanaan Pendataan Keluarga (PK) 2021 di Aceh yang sedikit berbeda dari sebelumnya.

Jelas Sahidal Kastri, pelaksanaannya memakai metode Sensus. Seluruh keluarga di Aceh akan didata dengan Indeks Pembangunan Keluarga yang mencakup tiga nilai variabel yaitu, ketentraman, kemandirian, dan kebahagian dalam keluarga.

Plt. Sekda Kota Banda Aceh dalam pidatonya mengatakan, agar Pengurus IpeKB Kota Banda Aceh yang dilantik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Saya kenal dengan semua yang dilantik pada hari ini. Saya yakin penyuluh KB kita dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebaik-baiknya sebagai penyuluh,” ucap Muzzakir Tulot.

Ketua DPD IpeKB Aceh, Jainan Taib mengatakan, kepengurusan DPC IPeKB Kota Banda Aceh, merupakan yang ke-10 dikukuhkan. Targetnya pada 2020 ini, 23 kab/kota di Aceh sudah terbentuk DPC.

“Pengurus yang dilantik tidak saja mendukung visi dan misi Walikota Banda Aceh, tetapi juga mensukseskan pelaksanaan program Bangga Kencana, khususnya pembangunan keluarga yang berkualitas dan sejahtera, membuat inovasi agar kinerja penyuluh KB di lapangan semakin baik,” kata Jainan Taib.

Pada kesempatan ini, Ketua IPeKB Kota Banda Aceh, Faizah mengatakan, akan  meningkatkan kinerja para penyuluh KB dengab program pelatihan, agar lebih profesional menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai penyuluh serta meningkatkan nilai dan kelulusan kompetensi,” demikian ucapnya. (rel/bar)