Ratusan PNS Abdya Ikuti Uji Kompetensi

Foto: analisisnews.com/agus UJI KOMPETENSI: Sebanyak 274 PNS eselon III dan IV yang telah memenuhi syarat di lingkungan Pemkab Abdya, Selasa (8/12/2020) mengikuti uji kompetensi jabatan administrator yang berlangsung di gedung DPRK setempat.

BLANGPIDIE-Sebanyak 274 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (8/12/2020) mengikuti uji kompetensi jabatan administrator yang berlangsung di gedung DPRK setempat. Pelaksanaan uji kompetensi yang diikuti PNS eselon III dan IV yang telah memenuhi syarat itu dibuka langsung Bupati Abdya, Akmal Ibrahim dan dihadiri Sekda Drs Thamrin, para asisten, Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), drh Hj Cut Hasnah Nur serta unsur terkait lainnya.

Bupati Akmal Ibrahim dalam kesempatan itu mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan uji kompetensi dimaksud. Dia berharap, uji kompetensi bisa menjadi media evaluasi bersama bagi semua dalam meningkatkan kinerja ke depannya agar lebih berkompeten dalam lingkup tatanan birokrasi Pemkab Abdya. Selain dari pada itu, para peserta yang telah berkontribusi mengikuti ujian kompetensi ini, agar bersungguh-sungguh dalam menggunakan setiap kesempatan untuk terus bergerak dan meningkatkan kualitas kerja, dan semoga mendapatkan hasil sesuai dengan yang diharapkan.

Ditambahkan, dalam membangun sebuah daerah, perlu adanya evaluasi guna mendorong peningkatan kualitas daerah itu sendiri, baik dari pembangunan maupun peningkatan sumber daya manusianya. Pemkab Abdya telah menyepakati dan akan menerapkan e-Kinerja mulai tahun 2021 mendatang.  Semua telah dikaji bahwa dengan penerapan e-Kinerja nantinya secara tidak langsung akan menguntungkan daerah. Di samping itu melalui penerapan e-Kinerja ini nantinya para PNS akan mendapatkan apresiasi berupa tunjangan kinerja (tukin) menurut pada kinerja masing-masing. Semua dituntut untuk mandiri dalam menjalankan e-Kinerja ini. Jadi dengan kata lain, tidak ada lagi yang merasa tidak mendapat reward atau hak.

“Sejalan dengan telah dilaksanannya sosialisasi penerapan e-Kinerja beberapa waktu lalu, tentunya harapan kami kepada seluruh PNS nantinya agar dapat melaksanakan dan menjalankan e-Kinerja sesuai dengan yang telah disosialisasikan. Agar kedepan para ASN Abdya menjadi setingkat lebih maju dari segi SDMnya. Di samping itu tetap kita imbangi dengan kemajuan pembangunan ekonomi daerah dan pembangunan lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Abdya, drh Hj Cut Hasnah Nur menyebutkan, peserta dari jabatan eselon III (yang sudah menduduki jabatan) sejumlah 126 orang dari 129 jabatan eselon III yang terisi dan sebanyak 3 pejabat eselon III  tidak mengikuti uji kompetensi. Peserta dari jabatan eselon IV dan pelaksana yang memenuhi syarat sejumlah 148 orang, sehingga secara keseluruhan PNS yang mengikuti uji kompetensi berjumlah 274 orang.

Melihat fenomena ini, begitu antusiasnya PNS Abdya yang menduduki jabatan eselon IV (Pengawas) dan pelaksana untuk naik tingkat keeselon III/Administrator, sehingga pejabat eselon III/Administrator siap-siap untuk diambil alih oleh eselon IV dan pelaksana.

“Bisa jadi yang akan mengambil alih tersebut adalah bawahan bapak-bapak dan ibu-ibu sendiri,” ujarnya.

Dijelaskan, uji kompetensi untuk jabatan administrasi dilaksanakan sesuai keputusan Bupati Abdya Nomor : 230 tahun 2020 tanggal 30 Nopember 2020 tentang Pembentukan Tim Penilai Uji Kompetensi Pejabat Administrator di Lingkungan Pemkab Abdya dan surat Bupati Abdya Nomor : 230 Tahun 2020 tanggal 03 Desember 2020 perihal Pelaksanaan Uji Kompetensi Bagi Pejabat Administrator.

“Mulai hari ini (8/12/2020) uji tulis, dilanjutkan dengan wawancara bertempat di gedung BKPSDM (9/12/2020) sampai dengan selesai. Menggunakan metode uji tulis dan wawancara dengan melibatkan tim penilai uji kompetensi yang diketuai Sekda Abdya,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, kompetensi  adalah pengetahuan, keterampilan dan sikap atau perilaku seorang PNS yang dapat diamati, diukur, dan dikembangkan dalam melaksanakan tugas jabatannya. Pengembangan kompetensi adalah upaya untuk pemenuhan kebutuhan kompetensi PNS dengan standar kompetensi jabatan dan rencana pengembangan karier. pengembangan  karier  PNS  dilakukan  berdasarkan kualifikasi,  kompetensi,  penilaian  kinerja,  dan kebutuhan instansi pemerintah, pengembangan  karier  PNS  dilakukan  dengan  mempertimbangkan integritas dan moralitas.

Dalam undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN pasal 69 ayat 3 menyebutkan bahwa kompetensi  meliputi kompetensi teknis  yang  diukur  dari  tingkat  dan spesialisasi  pendidikan,  pelatihan  teknis fungsional,  dan  pengalaman  bekerja  secara teknis. Kemudian kompetensi  manajerial  yang  diukur  dari  tingkat pendidikan,  pelatihan  struktural  atau manajemen,  dan  pengalaman  kepemimpinan; 

“Terakhir kompetensi  sosial  kultural  yang  diukur  dari pengalaman  kerja  berkaitan  dengan  masyarakat majemuk  dalam  hal  agama,  suku,  dan  budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan. Dengan adanya uji kompetensi ini diharapkan adanya peningkatan kinerja bagi pejabat administrator di lingkungan Pemkab Abdya dan tersusunnya profil data base kompetensi sesuai dengan jabatan yang diduduki, apalagi pada tahun 2021 akan dilaksanakan e-kinerja,” tutupnya. (ag)