100 Penyandang Disabilitas di Aceh Besar Terima Bantuan Usaha

100 Penyandang Disabilitas di Aceh Besar Terima Bantuan Usaha
Bupati Aceh Besar, Ir. Mawardi Ali menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas, Jumat (18/12/2020). Foto: Humas Pemkab Aceh Besar

KOTA JANTHOPemerintah Aceh Besar menyerahkan bantuan usaha ekonomi produktif (UEP) secara simbolis kepada 100 orang penyandang disabilitas di Gedung Dekranasda, Desa Ghani Kecamatan Ingin Jaya, Jum’at (18/12/2020).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Aceh Besar IrmIr¬† H Mawardi Ali mengatakan bantuan tersebut adalah bentuk kepedulian pemerintah Aceh Besar kepada para penyandang disabilitas. “Tentu saja ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada teman-teman disabilitas,” Katanya.

Bacaan Lainnya

Ia juga menjelaskan, pemerintah Aceh Besar mengapresiasi kepada seluruh penyandang disabilitas yang terus berusaha untuk meningkatkan ekonomi. “Saya apresiasi kepada bapak dan ibu yang masih mau berusaha untuk meningkatkan ekonomi,” Imbuhnya.

Mawardi mengatakan, pada dasarnya manusia tidak ada yang sempurna, namun dengan keterbatasan yang dimiliki oleh manusia, manusia hanya mampu berusaha. “Sungguh saya kagum, dengan keterbatasan yang kita miliki ini, kita masih mau berusaha dan tidak hanya diam sebagai seorang peminta-minta,” Ujarnya.

Selanjutnya Mawardi berpesan kepada seluruh penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik dan sebagai motivasi untuk meningkatkan usaha. “Bantuan ini saya harap dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan usaha,” Pesannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Besar Bahrul Jamil, bahwa bantuan ini sebagai motivasi masyarakat untuk meningkatkan usahanya jadi lebih baik. “Harapannya ini sebagai motivasi bagi para penyandang disabilitas yang memiliki usaha untuk terus giat berusaha,” Ujarnya.

Selain itu, menurut Bahrul Jamil mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang bekerja di lapangan untuk menentukan penerima manfaat ini. “Terimakasih kepada FBA (forum bangun Aceh), TKSK dan tim lain yang telah bekerja di lapangan,” ujarnya. (rel/bar)