Didirikan Bandar Islamic Centre, Gubernur Aceh Berharap Bisa Menyongsong Islam di Bener Meriah

Didirikan Bandar Islamic Centre, Gubernur Aceh Berharap Bisa Menyongsong Islam di Bener Meriah
Sekda Bener Meriah Drs. Haili Yoga M.Si Mendampingi Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah MT dalam Peletakan Batu Pertama Masjid Bandar Islamic Centre, di Pondok Ulung, Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah. Selasa (22/12/2020).

Redelong – Bupati Bener Meriah, diwakili Sekertaris Daerah (Sekda) Drs. Haili Yoga, M.Si  bersama Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT mengikuti kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan masjid Bandar Islamic Centre di Kampung Pondok Ulung Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah. Selasa, (22/12/2020).

Dalam kesempatan itu Sekda Bener Meriah Drs. Haili Yoga menyampaikan, dengan berdirinya Bandar Islamic Centre tersebut  dapat menjadi ciri khas dari masyarakat Kabupaten Bener Meriah.

“Kita semua berharap Pembangunan Bandar Islamic Centre ini bisa menjadi Land Mark atau ciri khas kebanggaan masyarakat Bener Meriah, InsyaAllah segala niat dan perjuangan kita di ridhai oleh Allah Swt dalam mewujudkan Bener Meriah yang Harmoni, Maju dan Sejahtera,” ungkap Sekda Haili Yoga.

Sekda menambahkan, saat ini sangat diperlukan siraman nilai-nilai ilahiah yang terpancar dari masjid-masjid yang nantinya juga melalui Bandar Islamic Centre ini.

“Mudah-mudahan dengan selesainya pembangunan ini nantinya, mari kita jadikan ini tempat bersujud kepada Sang Pencipta disamping menimba ilmu dibidang agama. Ditengah berbagai masalah, konflik, dan mungkin perseteruan, diperlukan perekat kuat yang menjalin jiwa-jiwa yang masih memiliki rasa kemanusiaan, yang itu semua digali dari nilai-nilai spiritual dan insaniah dari aktivitas umat bisa diujudkan di Bandar Islmaic Centre ini,” jelas Haili Yoga.

Sejalan dengan perkembangan masyarakat, lanjutnya, fungsi Bandar Islamic Centre ini nantinya juga sebagai pusat kegiatan umat Islam, baik kegiatan dakwah, sosial, pendidikan, maupun kegiatan pemberdayaan ekonomi berbasis keagamaan, agar ini perlu mendapat perhatian yang lebih besar dari umat Islam, ungkap Sekda.

Selama ini, para orang tua di Kabupaten Bener Meriah cenderung menyekolahkan anaknya keluar daerah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan baik secara umum maupun berbasis keagamaan seperti Pondok Pesantren.

Diakhir sambutannya, Sekda mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi terhadap Pembangunan Bandar Islamic Centre ini.

“Semoga mendapat menjadi contoh bagi tempat lain dan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas,” pungkas Sekda.

Semetara itu, senada dengan Sekda Bener Meriah, dalam kesempatan tersebut Gubernur Aceh menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Bandar Islamic Center tersebut menurut amatannya sangat luar biasa untuk menyongsong syariat Islam di Bener Meriah, dan Aceh secara umum.

“Maka hal ini secara kaffah dilaksanakan dan ini harus kita dukung bersama agar terbangun untuk generasi dan demi anak cucu kita kelak kedepannya. Secara keseluruhan Aceh yang pertama menyatakan Syariat Islam di Indonesia, kita sudah maju selangkah, kembali ke Bandar Islamic Center dan pembangunan ini jangan ini nantinya jangan megahnya saja, hanya serimonial saja, namun ini harus menjadi Go internasional harapan kita bersama. Kita berharap juga Bandar Islamic Center jangan hanya dipembangunan namanya saja besar, tetapi SDM nya juga harus disempurnakan. Jalin kerja sama yang baik dan bersatu,” tegas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Selain Gubernur Aceh yang hadir pada kegiatan tersebut, tampak hadir dalam kegiatan tersebut, para Staf Ahli Bupati, Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, Dandim 0119/BM Letkol Inf. Valyan tatyunis, Kapolres AKBP Siswoyo Adi Wijaya, S.I.K, Wakapolres Kompol Maryono, Kajari Agus Suroto, SH, MH, Ketua Pengadilan Purwaningsih, SH, Ketua DPRK Muhammad Saleh, Wakil Ketua I Tgk. Husnul Ilmi, S.Sy, Wakil Ketua II Anwar beserta anggota DPRK lainnya, Ketua MPU Tgk. Almizani, para Kepala SKPK, Kabag Humas dan Protokol Hasyimi IB, S.KM, M.Kes, para Camat, Reje Kampung, Imam, Mukim dan masyarakat lainnya. (Rel/Jun).