PMI Aceh Peringati Hari Relawan ke-14

PMI Aceh Peringati Hari Relawan ke-14
Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, memberikan pencerahan kepada para relawan PMI dalam kegiatan peringatan Hari Relawan ke-14 dan tsunami Aceh ke-16, yang dirangkai dengan silaturrahmi relawan di markas PMI, kawasan Ajuen Jeumpet, Aceh Besar, Sabtu (26/12/2020). (Analisisnews.com/Barlian)

BANDA ACEH – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Relawan Nasional (relawan PMI) ke-14 di markas PMI kawasan Ajuen Jeumpet, Aceh Besar, Sabtu (26/12/2020). Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan silaturrahmi relawan penugasan konflik dan tsunami Aceh.

Kegiatan yang juga dikemas dalam momentum peringatan tsunami Aceh ke-16 itu, tampak dihadiri sejumlah tokoh PMI, diantaranya mantan Anggota DPR-RI Tgk. H Faisal Amin, Bustari, dan sejumlah tokoh lainnya.

Bacaan Lainnya

Acara berlangsung sederhana. Sejumlah tokoh dan relawan konflik maupun tsunami, saling berbagi kesan dan pesan ketika bertugas sebagai relawan dulu. Suasana ceria dan haru pun juga tampak saat satu persatu satu relawan menyampaikan kesan-kesannya. Bahkan ada yang tak dapat membendung tangis, saat menceritakan kesan sembari mengingat aktifitas masa konflik dan tsunami Aceh.

Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, SE mengatakan, kegiatan Hari Relawan PMI akan menjadi agenda rutin setiap tahun, yang diawali apel relawan. Lalu, pembina apel akan menyampaikan pidato ketua PMI pusat.

“Peringatan hari ini protapnya adalah apel. Jadi pembina apel membacakan pidato ketua PMI pusat. Hanya saja, pada hari ini dibatasi karena masih dalam suasana pandemi Covid-19. Kemudian juga, kegiatan ini untuk mengenang tsunami dan mengenang konflik,” kata Murdani Yusuf.

Lebih lanjut, Murdani menceritakan, tragedi tsunami Aceh tahun 2004 menjadi cikal bakal lahirnya hari relawan PMI di Indonesia. Sebab, dua tahun setelah tragedi tsunami Aceh, Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono ketika itu, langsung membentuk hari relawan sejak 26 Desember 2006. “Jadi, kegiatan silaturrahmi ini merupakan kegiatan tambahan yang dibungkus dalam rangka merangkul bersama relawan PMI,” kata Murdani.

Sementara itu, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK), dalam sambutan tertulisnya, mengatakan peringatan Hari Relawan merupakan peringatan hari keikhlasan. Ditengah pandemi Covid-19 saat ini, katanya, keikhlasan sangat dibutuhkan.

“Hari Relawan itu adalah hari di mana kita memperingati bagaimana suatu pekerjaan atau masalah kita dapat selesaikan dengan bahu-membahu, saling membantu tanpa pamrih,” urai JK.

Peringatan Hari Relawan Nasional atau PMI, kata JK, bertepatan dengan hari bencana tsunami melanda Aceh pada 2004 silam.
“Hari ini menandai bakti relawan kepada masyarakat dalam kondisi darurat,” kata JK.

Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan yang telah mengabdikan dirinya untuk kemanusiaan melalui PMI.
“Hari relawan adalah hari keikhlasan, karena tanpa keikhlasan tidak mungkin kita menjadi relawan. Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan di seluruh Indonesia yang telah bekerja sama dalam setiap masalah yang kita hadapi,” tulis JK.

Selainkepada relawan PMI, JK juga mengapresiasi kontribusi donor darah masyarakat di PMI. Menurutnya, mereka yang telah mendermakan darahnya di PMI juga merupakan relawan. Terlebih dalam kondisi darurat, derma darah sangat dibutuhkan untuk menolong sesama.

“Semua pendonor adalah relawan PMI. Puluhan juta pendonor telah bekerja di PMI baik sebagai relawan, donor darah, dan juga tugas-tugas lainnya,” katanya. (Barlian)