Dualisme PC IMM Abdya, Pengurus PC IMM Abdya ke-IX Dikukuhkan

  • Whatsapp
Dualisme PC IMM Abdya Pengurus PC IMM Abdya ke-IX Dikukuhkan
Foto: analisisnews.com/agus Ketua PC IMM Abdya, Abdul Janan. Ketua terpilih versi Musyab 4 Oktober 2020 (Foto kiri), Ketua PC IMM Abdya Ahlul Zikri. Ketua terpilih versi Musycab 14 November 2020 (Foto kanan)

BLANGPIDIE-Pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) masa amaliah 2020-2021 resmi dikukuhkan. Pengukuhan tersebut berlangsung aula gedung dakwah Muhammadiyah Kedai Siblah, Kecamatan Blangpidie kabupaten setempat, Selasa (29/12/2020) oleh Ketua DPD IMM Aceh, Akmalul Riza. Dalam pengukuhan itu Abdul Janan dilantik sebagai Ketua Umum dan Riko Juanda sebagai Sekretaris Umum serta anggota pengurus cabang IMM Abdya lainnya yang dibuktikan dengan surat keputusan (SK) dan dinyatakan sah.

Ketua PC IMM Abdya, Abdul Janan mengatakan, ada dua hal yang perlu dilakukan kedepannya yakni mengupayakan apa yang perlu diperbaiki dan mempertahankan apa yang dirasa baik. Tidak terlepas juga kerjasama dari para pimpinan dan seluruh kader IMM Abdya. IMM adalah milik bersama, oleh karena itu teruslah mengutamakan kepentingan kolektif dari pada kepentingan pribadi.

“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada panitia yang telah menyumbangkan waktu, tenaga serta pikirannya, yang telah bekerja keras serta penuh dengan tanggungjawab demi untuk IMM yang berkemajuan kedepannya,” ujarnya.

Sementara itu ketua DPD IMM Aceh, Akmalul Riza dalam sambutannya mengakatan hendaknya pimpinan cabang yang baru saja dilantik agar selalu melakukan agenda-agenda organisasi degan tidak melangkahi koridor yang ada. Dia yakin, kepemimpinan IMM saat ini akan mampu menjalankan amanah organisasi ke arah yang lebih baik dengan catatan tetap berpegang pada AD/ART IMM.

“Tetaplah menjalankan trilogi ikatan dalam kehidupan berorganisasi selaku kader, yakni kemahasiswaan, kemasyarakatan dan keagamaan,” imbuhnya.

Pelanggaran

Sementara itu Ketua PC IMM Abdya Ahlul Zikri ( ketua terpilih versi Musycab 14 November 2020), Kamis (31/12/2020) dalam siaran persnya menyebutkan pelantikan pengurus PC IMM oleh Ketua DPD IMM Aceh Akmalul Riza tersebut penuh dengan pelanggaran. Sebab syarat sebagai ketua umum PC IMM itu sudah jelas tertuang dalam tata tertib pemilihan Pimpinan IMM, dalam Pasal 12 mengenai syarat khusus dan syarat umum  menjadi ketua umum PC IMM, di antaranya telah menjadi pimpinan komisariat sekurang-kurangnya 1 periode, telah lulus pengkaderan Darul Arqam Madya (DAM), batas usia 27 tahun, terdaftar sebagai mahasiswa pada perguruan tinggi atau sesuai dengan ART pasal 3 ayat 1b.

Menurutnya, Ketua DPD IMM Aceh Akmalul Riza hendaknya paham AD/ART IMM, bukan malah main lantik sembarangan. Sebab yang dilantik menjadi pengurus PC IMM Abdya itu bukan lagi melanggar konstitusi IMM, tapi sudah dalam kategori merusak dan menjatuhkan martabat IMM itu sendiri.

“Yang sangat fatal adalah ketua Ketua PC IMM Abdya yang dilantik itu Abdul Janan. Dia terpilih sebagai ketua umum PC IMM Abdya pada tanggal 04 November 2020 ketika Musyab PC IMM Abdya di Blangpidie. Lalu darimana bisa DPD IMM ACEH mengeluarkan SK untuk pengurus PC IMM Abdya periode 2020-2021 yg diketuai oleh Akmalul Riza. Apakah DPD IMM ACEH sudah mulai main mata dan menutup mata sehingga tutup mata dalam menjalankan AD/ART IMM itu sendiri. Ini aneh bin ajaib, sekelas pengurus DPD IMM ACEH bisa tidak membaca AD/ART IMM itu sendiri, atau bahkan DPD IMM Aceh saat ini sengaja meloloskan pengurus PC IMM Abdya yang melanggar AD/ART IMM untuk membunuh IMM dari dalam dan untuk mengajarkan kepada kader IMM se-ACEH bahwa AD/ART IMM itu tidak berguna sama sekali sebagai pedoman ber-IMM,” cetusnya.(ag)

Pos terkait