Polres Abdya Rilis Penanganan Kasus Dalam Tahun 2020

Polres Abdya Rilis Penanganan Kasus Dalam Tahun 2020
Foto: analisisnews.com/agus JUMPA PERS: Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution, SIK didampingi Kabag Ops, AKP Haryono, Kasat Reskrim, AKP Erjan Dasmi dan Kasat Narkoba, Iptu Mahdian Siregar saat menggelar jumpa pers di aula Mapolres setempat, Rabu (30/12/2020).

BLANGPIDIE-Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (30/12/2020) sore lalu secara resmi merilis penanganan kasus terhitung sejak Januari-Desember 2020. Dari ratusan kasus yang sempat ditangani, termasuk diantaranya kasus pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) atau pemecatan terhadap tujuh personel Polres setempat.

Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution SIK dalam jumpa pers dengan sejumlah awak media menyebutkan, pemecatan terhadap tujuh orang personel Polres Abdya yang sudah turun Karidin (Pengakhiran Dinas) tersebut ditanggani langsung oleh Bagian Sumda dan Sie Propam Polres setempat serta sudah melalui Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP). Sedangkan di tahun 2019 lalu, pihaknya juga sudah melakukan pemecatan terhadap enam orang personel Polres Abdya yang dinilai menyalahi aturan.

“Di tahun 2020 ini, ada sebanyak delapan orang yang dikenakan sanksi disiplin, sedangkan di tahun 2019 lalu sebanyak enam orang,” sebutnya didamping Kabag Ops, AKP Haryono, Kasat Reskrim, AKP Erjan Dasmi dan Kasat Narkoba, Iptu Mahdian Siregar.

.Selain kasus pemecatan personel, pihaknya juga sudah menanggani sebanyak 124 kasus di Satreskrim, dimana 95 kasus sudah berhasil diselesaikan dan tinggal sisanya 29 kasus. Dari kasus-kasus tersebut terdapat kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak sebanyak 9 kasus. Perkara dalam kategori tertinggi pada tahun 2020 adalah tindak pidana pencurian sebanyak 24 kasus,19 kasus diantaranya telah diselesaikan, satu kasus masih tahap sidik dan empat kasus lainnya masih tahap lidik. Pihaknya juga menangani satu kasus tindak pidana korupsi dan telah dinyatakan lengkap (P21).

“Jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu, Satreskrim hanya menangani sebanyak 119 kasus, sedangkan tahun 2020 sebanyak 124 kasus. Terjadi kenaikan sebanyak lima kasus atau empat persen dari tahun sebelumnya,” paparnya.

Ditambahkan, jumlah kasus yang ditangani Satresnarkoba selama tahun 2020 sebanyak 27 kasus. Dari 27 kasus itu,  18 kasus narkotika jenis sabu dengan tersangka 20 orang dan barang bukti sebanyak 52,54 gram sabu. Sementara narkotika jenis ganja sebanyak 9 kasus dengan 17 orang tersangka dengan barang bukti 150,92 gram ganja. Untuk Satlantas, pihaknya sudah menangani sebanyak 89 kasus lakalantas, dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 20 orang, sebanyak 7 orang luka berat, 97 orang luka ringan.

“Selain dari penanganan kasus, kami juga telah mendistribusikan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 sebanyak 40 ton beras yang dibagikan mulai April-Desember 2020. Termasuk pemberian edukasi tentang protokol kesehatan Covid-19, Kamtibmas kepada masyarakat,” tuturnya.(ag)