Muspika Manggeng Terus Sosialisasikan Prokes di Sekolah

Muspika Manggeng Terus Sosialisasikan Prokes di Sekolah
Foto: analisisnews.com/agus SOSIALISASI: Muspika Manggeng mensosialisasikan penerapan Prokes Covid-19 di SMAN 2 Abdya, Senin (4/1/2021).

BLANGPIDIE-Unsur Muspika Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Senin (4/1/2021) kembali mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (Prokes) ke sekolah. Di hari pertama sekolah, sosialisasi Prokes di pusatkan di SMAN 2 Abdya.

Pesonel Koramil 06/Manggeng, Sertu Anis Fuad di sela-sela kegiatan mengatakan, sosialisasi Prokes merupakan hal yang penting diterapkan, tidak hanya di lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah juga menjadi sasaran utama penerapan Prokes Covid-19. Sejauh ini pihaknya terus bergerak memberikan tindakan tegas bagi masyarakat khususnya di lingkungan sekolah dengan mensosialisasikan Prokes Covid-19 serta memberi himbauan 3M kepada peserta didik di sekolah yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan agar bisa terhindar dari penyebaran Covid-19.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan juga berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Dengan tertib menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dapat menjadi salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus Covid-19.

“Sosialisasi 3M ini merupakan cara untuk memutus mata rantai Covid-19. Untuk itu  perlu kerjasama dari seluruh stake holder untuk selalu konsisten menyuarakan disiplin Protokol Kesehatan kepada masyarakat luas. Begitu juga para guru di sekolah, untuk mengawasi peserta didik agar senantiasa menerapkan 3M,” ujarnya.

Pada dasarnya pemerintah daerah  telah mengeluarkan instruksi, bahwasanya proses belajar mengajar dengan cara tatap muka sudah bisa dilakukan, akan tetapi proses belajar mengajar yang diikuti oleh peserta didik harus dibagi menjadi dua kelompok. Proses jaga jarak bisa diterapkan serta kerumunan siswa disaat jam istirahat juga bisa diminimalisir. Pihaknya juga mengapresiasi pelaksanaan belajar secara tatap muka yang berjalan lancar. Umumnya seluruh sekolah telah menjalankan kegiatan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan pemerintah dengan menerapkan Prokes Covid-19.

Dalam kunjungan ke setiap sekolah itu, pihaknya juga mengecek sarana yang disiapkan sekolah seperti, ruang belajar, peralatan pengecekan suhu tubuh, tempat cuci tangan, penggunaan masker hingga jarak siswa saat belajar dalam ruangan. Langkah itu dilakukan guna memastikan peroses belajar mengajar secara tatap muka harus berjalan sesuai dengan protokoler kesehatan.

Menurutnya, pemakaian masker menjadi kebiasaan wajib untuk dilakukan masyarakat, terutama saat akan beraktivitas di luar rumah termasuk para siswa-siswi dan guru saat berada dilingkungan sekolah. Namun, dalam penerapannya masih saja ditemukan banyak orang yang tidak menggunakan masker dan justru meningkatkan risiko tertular virus dan bakteri.

“Mulailah disipilin menggunakan masker dari diri sendiri dulu, kalau kita dan keluarga sudah disiplin secara otomatis masyarakat yang ada di lingkungan kita akan ikut untuk menerapkan Prokes Covid-19,” tuturnya.(ag)