Sungai Ulim Meluap, Ratusan Hektar Sawah Terendam

Sungai Ulim Meluap, Ratusan Hektar Sawah Terendam
Sawah petani di sejumlah gampong (desa) di Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, sempat terendam banjir pasca arus sungai Ulim meluap sekira pukul 21.00 Wib, Senin (10/1) malam. Foto/ad s

Meureudu- Ratusan hektar sawah petani di sejumlah gampong (desa) di Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, terendam banjir pasca arus sungai Ulim meluap sekira pukul 21.00 Wib, Senin (10/1) malam.

Sawah terendam sampai, Selasa (11/1) siang, kemudian air surut, dan petani kembali beraktivitas seperti biasanya mempersiapkan lahan untuk ditanami tanaman padi.

Adapun sawah terendam terutama berada desa Babah Krueng, Pohroh, Seunong, Blang Kuta, Bidok. Pasca air surut, para petani
langsung membersihkan bibit agar bisa digunakan lagi, pada musim tanam yang tengah berlansun saat ini.

Berdasarkana pantauan, Senin (10/1) malam sekira pukul 21.00 Wib, arus air yang deras berasal dari sungai mengalir ke sawah petani di Desa Babah Krueng, Kecamatan Bandar Dua. Warga juga keluar rumah untuk memantau arus air seraya memindahkan kereta dan ternak ke tempat yang lebih aman, karena khawatir banjir masuk pumukiman.

Banjir muncul tiba-tiba menyusul hujan deras di gunung juga ikut membawa hanyut bibit padi petani, yang belum di tanam yang berada di sawah, sehingga malam-malam, ada diantara petani mengarungi arus banjir demi menyelamatkan bibit padi.

“Banjir seperti ini, sering terjadi di daerah kami, biasanya air muncul sore atau malam, kemudian pada pagi, air sudah surut, kalau parah rumah juga ikut terendam, tapi banjir kali ini, hanya merendam lahan dan bibit padi, “ujar, Muhammad, seorang petani setempat kemarin

Sementara Selasa (11/1) sore, sawah yang sebelumnya sudah seperti lautan kering kembali dan para petani tampak sibuk mempersiapkan lahan masing-masing. Ada juga sebagian dari mereka mulai menanam padi di lahan miliknya. (ad)