ASIA Mart Gelar Bazar Produk UMKM Aceh

ASIA Mart Gelar Bazar Produk UMKM Aceh
Presiden ASIA, T Dahrul Bawadi menyerahkan piagam penghargaan kepada Walikota Banda Aceh Aminullah Usman atas dukungannya terhadap Bazar Produk UMKM Aceh di depan ASIA Mart Banda Aceh di kawasan Pango Raya, Selasa (19/1/2021). (Analisisnews.com/Barlian)

BANDA ACEH – Dalam rangka membangkitkan semangat pengusaha dalam memasarkan produknya, ASIA Mart Center menggelar bazar produk Usaha Mikro Kecil dan Mengengah (UMKM) Aceh di kawasan Pango Banda Aceh, Selasa (19/1/2021). Bazar tersebut dibuka Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, SE Ak, MM.

Presiden Asosiasi Saudagar Industri Aceh (ASIA), Teuku Dahrul Bawadi mengatakan, bazar yang diikuti para anggota Industri Kecil dan Menengah (IKM) ASIA itu digelar terbatas, karena harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Dalam kesempatan itu, Dahrul Bawadi juga menjelaskan tujuan IKM ASIA yakni untuk peningkatan perekonomian Aceh.

“ASIA adalah tempat bernaungnya UMKM Aceh untuk bisa memasarkan produknya di tingkat lokal, nasional dan internasional. Alhamdulillah kita sudah mendirikan satu market ASIA Mart center di kawasan Pango Raya ini,” katanya.

Lebih lanjut, Pengusaha Muda dari Aceh ini mengungkapkan, tahun ini ASIA Mart akan di buka di Jakarta. Hal itu dilakukan untuk memasarkan produk UMKM Aceh yang lebih luas lagi. “Tempat lokasi di Jakarta sudah ada, tinggal aksinya,” kata Teuku Dahrul Bawadi yang juga CEO ‘Bawadi Coffe’ ini.

Untuk itu, T Dahrul Bawadi juga meminta dukungan dari Walikota Banda Aceh, agar produk UMKM di Banda Aceh dapat juga dipasarkan di tingkat nasional maupun internasional. “Jadi UMKM yang ingin kita gagas ini, tujuannya kedepan adalah ekspor. Kita akan mencoba membantu untuk memberikan dokumen, sehingga barang barang yang ingin diekspor para pelaku UMKM itu bisa sampai ke tujuan,” kata Dahrul Bawadi yang juga sudah sukses mengekspor produk kopinya hingga ke Eropa, China, Amerika dan sejumlah Negara lainnya.

ASIA Mart Gelar Bazar Produk UMKM Aceh
Presiden IKM ASIA T Dahrul Bawadi memberikan sambutan dalam pembukaan Bazar Produk UMKM Aceh di depan ASIA Mart Banda Aceh di kawasan Pango Raya, Selasa (19/1/2021). (Analisisnews.com/Barlian)

Dia menilai, selama ini banyak produk di Banda Aceh dan umumnya di Aceh belum memiliki sertifikat halal. Untuk itu, dia juga berharap, Walikota Banda Aceh dapat memberikan dukungan dalam rangka kerja sama pelaku UMKM yang tergabung dalam IKM ASIA dengan Dinkes kota Banda Aceh.

Dahrul Bawadi juga menyarankan kepada Pemko Banda Aceh, agar dibentuk ASIA Mart di setiap kecamatan di Banda Aceh, sehingga ketika masyarakat ingin membeli produk UMKM Aceh bisa menjangkau lebih cepat. Selain itu, produk UMKM dari Gampong-Gampong dapat dipasarkan di ASIA Mart Kecamatan. Dalam Bazar tersebut, banyak produk UMKM Aceh yang dipajang. Terlihat, Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman membeli produk-produk UMKM di setiap lapak.

Sementara, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh, Yusri, dalam kesempatan itu memberikan semangat kepada UMKM Aceh untuk terus berkarya, agar perekonomian Aceh terus meningkat. Disisi lain, dia menyarankan, produk yang kemasannya belum rapi, agar diperbaiki. Sehingga bisa tembus pasar nasional dan internasional. “Untuk itu, perlu dukungan dari pemerintah juga,” katanya.

Sementara, Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, mengatakan Banda Aceh merupakan kota dagang, pariwisata dan lainnya. Sehingga berpotensi besar untuk memasarkan produk dari UMKM Aceh. “Maka sudah sepantasnya kita mengapresiasi gerakan dari pak Teuku Dahrul Bawadi yang begitu luar biasa. Pemko Banda Aceh, dan Saya sebagai walikota hadir untuk mendukung apa yang diharapkan oleh pelaku UMKM,” kata Aminullah.

Walikota berjanji, tahun 2022 nanti akan diberikan dukungan. “Apa yang diharapkan, mohon disampaikan programnya, yang insya Allah bisa kita bantu,” katanya, seraya menjelaskan bahwa tahun ini disampaikan programnya dan akan dibantu tahun 2022.

Dia juga mengungkapkan, bahwa dalam usaha itu ada tiga persoalan yang harus dipenuhi diantaranya permodalan, kualitas produk dan pemasaran. Ketiga hal tersebut harus dipenuhi agar produksi tetap lancar.
Usai memberikan sambuta, Walikota Banda Aceh mengunjungi satu persatu lapak jualan para pelaku UMKM itu.

Bazar ini dilakukan 2 kali sebulan yakni setiap hari Selasa minggu pertama dan Selasa minggu ketiga setiap bulan. Dalam pembukaan Bazar itu dihadiri sejumlah tokoh yang juga ikut berbelanja produk UMKM Aceh. Usai acara seremonial, Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, Kepala OJK Aceh Yusri dan sejumlah pihak terkait diberikan piagam penghargaan sebagai tanda dukungan terhadap Bazar Produk UMKM Aceh itu. (Barlian)