Kerangka di Aceh Timur Diduga Korban Konflik

Kerangka di Aceh Timur Diduga Korban Konflik
Penemuan nkerangja manusia di Desa Ulee Blang, Kec. Julok, Kabuaten Aceh Timur, Selasa (26/1). (Analsiisnews.com /istimewa)

Kerangka di Aceh Timur Diduga Korban Konflik

IDI RAYEUK. Warga menemukan kerangka mansuia saat menggali tambak di Desa Ulee Blang, Kecamatan Julok, Kabuaten Aceh Timur, Selasa (26/1) sekitar pukul 21.00 WIB. Diperkirakan, kerangka manusia tersebut bejumlah dua orang berjenis kelamin laki-laki berusia dewasa dan anak-anak yang dikuburkan dalam 1 lubang yang sama diduga korban konflik Tahun 2001.

“Benar telah ditemukan tulang kerangka manusia di Kecamatan Julok, oleh petani tambak, saat ini keranhka tersebut sudah tangani oleh pihak Inafis Polres Aceh Timur guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro melalui Kapolsek Julok AKP Masri Aswara kepada Analisisnews.com, Rabu (27/1).

Kapolsek mengisahkan, seorang warga Julok, Dolisah (40) menggali tambak milik Elmawati (45), di Desa Ulee Blang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (26/1) sekitar pukul 21.00 wib.

“Setelah melakukan penggalian tanah di tambak tersebut, tiba-tiba Dolisah menemukan tulang manusia, dengan sepontan Dolisah langsung melaporkan ke pihak Sekdes setempat, Afrijal, tentang apa yang sudah ditemukannya di tambak yang sedang digali tersebut,” jelasa Kapolsek.

Mendengar hal tersebut, tambah AKP Masri Aswara, Sekdes Desa Ulee Blang langsung menghubungi Babinkamtibmas Polsek Julok beserta Babinsa Koramil 07/Julok terkait penemuan tulang temulang tersebut.

Kata Kapolsek, dalam pencarian kerangka tulang temulang tersebut ditemukan barang bukti berupa kerangka manusia dewasa dan kerangka anak-anak., mukenah, baju kemeja, Celana kain, Jam tangan merk Tajima, Sepasang kaos kaki, dan Tali pinggang

“Diperkirakan kerangka tulang belulang manusia tersebut merupakan korban masa konflik tahun 2001 dengan barang bukti berupa jam tangan merek Tajima. Diperkirakan kerangka tulang belulang manusia ini bejumlah 2 orang berjenis kelamin laki-laki 1 dewasa dan 1 anak-anak yang dikuburkan dalam 1 lubang yang sama,” jelasnya. (br)