Lestarikan Lingkungan, Siswa Difabel Tanam Pohon

Lestarikan Lingkungan, Siswa Difabel Tanam Pohon
Komunitas Pijay Gleeh bersama siswa dan dewan guru Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pidie Jaya melakukan penanaman pohon di halaman SLBN Pidie Jaya, di Gampong Poh Roh, Kecamatan Meureudu, Rabu (3/2). Foto/ist

PIDIE JAYA – Komunitas Pijay Gleeh bersama puluhan siswa serta dewan guru Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pidie Jaya melakukan penanaman pohon di halaman SLBN Pidie Jaya di Gampong Poh Roh, Kecamatan Meureudu, Rabu (3/2).

Menjaga kelestarian lingkungan dalam kaitannya dengan menjaga “Harmonisasi Merawat Bumi”, tidak cukup hanya dilakukan melalui kampanye semata tetapi dibutuhkan tindakan langsung untuk merealisasikan kampanye tersebut, sebagai wujud kerja nyata kampanye itu sendiri.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini yang menjadi pengalaman baru, bagi siswa kami. Mereka sangat senang karena diajak praktik langsung cara menanam pohon,” kata Drs. Muzakkir, Kepala SLBN Pidie Jaya.

Selama kegiatan berlangsung, Relawan Komunitas Pijay Gleeh dan Pegiat Lingkungan di Pidie Jaya mampu membuat para siswa bergerak aktif. Para siswa diajari cara membuka polybag hingga menanam sendiri pohon tersebut.

Sekjen Komunitas Pijay Gleeh, Teuku Saifullah, SE mengatakan, bahwa lestarinya lingkungan akan membawa manfaat untuk siswa itu sendiri dan masyarakat sekitar.

Maksud dari kegiatan sosialisasi tanam dan pelihara pohon pada Sekolah Disabilitas di Pidie Jaya, untuk mengedukasi anak-anak dan warga SLB tentang penghijauan dan manfaatnya serta mengajak mereka untuk menjaga dan melestarikan lingkungan disekitarnya dengan menanam dan memelihara pohon, kata dia.

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran dan rasa cinta terhadap lingkungan dan alam, sehingga diharapkan para siswa dan warga sekolah gemar menanam dan memelihara pohon sejak dini, ungkapnya.

Dikatakan, menjaga kelestarian lingkungan adalah tugas semua masyarakat. Salah satunya yakni mengajak anak-anak usia dini untuk mau menanam pohon, ujarnya.

“Kami tidak mungkin bergerak sendiri. Saya berharap mereka akan menjadi duta lestari. Setidaknya untuk keluarga dan sekolahnya. Pemahaman sejak dini perlu ditanamkan,”sebutnya.

Pihaknya mengajak difabel SLBN Pidie Jaya, agar semakin banyak pihak ikut terlibat dan tidak ada batasan untuk ambil peran mengembalikan kelestarian lingkungan. (ad)