Gubernur Aceh Resmikan Jembatan Rangka Baja Krueng Teukuh

Gubernur Aceh Resmikan Jembatan Rangka Baja Krueng Teukuh
Foto: analisisnews.com/agus DIRESMIKAN: Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah meresmikan jembatan Krueng Teukuh di Desa Lama Tuha Kecamatan Kuala Batee, Abdya sekaligus menyerahkan sertifikat jengkol terbaik kepada Bupati Abdya Akmal Ibrahim, Rabu (3/2/2021)

BLANGPIDIE-Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah, Rabu (3/2/2021) meresmikan penggunaan jembatan rangka baja Krueng Teukuh di kawasan Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sekira pukul 14.00 WIB. Tidak hanya meresmikan jembatan dambaan masyarakat Abdya, Gubernur Nova Iriansyah dalam kesempatan yang sama juga menyerahkan sertifikat penghargaan jengkol terbaik se-Indonesia kepada Bupati Abdya, Akmal Ibrahim. Selain Gubernur beserta rombongan dan Bupati juga hadir unsur Forkompinkab Abdya, Sekda Abdya serta beberapa kepala SKPK dan tamu undangan lainnya untuk menyaksikan peresmian penggunaan jembatan.

Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah mengucapkan selamat kepada Pemkab Abdya yang telah berkolaborasi untuk menyelesaikan pekerjaan jembatan ini hingga tuntas. Terkadang banyak hal yang direncanakan tidak direalisasikan. Tapi dengan impian dan tekad besar maka bisa terealisasi seperti jembatan ini. Semua ikhlas untuk membangun jembatan ini hingga terwujud jembatan Krueng Teukuh.

“Awalnya saya tak yakin selesai, tapi dengan pengawalan yang intensif dari Pemkab Abdya jembatan ini dapat  tuntas dikerjakan serta dapat dimanfaatkan,” ungkapnya.

Kabupaten Abdya lebih dulu menyadari bahwa sektor pertanian lebih unggul dimasa pandemi Covid-19. Kontraksi pertumbuhan ekonomi di Aceh hanya turun 0,11 persen jauh lebih baik dari provinsi lain karena Aceh mengandalkan sektor pertanian seperti di Abdya. Sementara yang lain banyak mengandalkan jasa justru terjadi minus pertumbuhan ekonominya. Dengan berhasilnya mendapatkan sertifikat jengkol terbaik, Gubernur berpesan untuk terus dikembangkan agar hal ini bisa bertahan kedepannya dan akan lebih cemerlang lagi.

Ditambahkan, apa yang sudah dicapai dalam keberhasilan pembangunan harus menjadi motivasi untuk pemimpin dimasa yang akan datang.  Jangan lupakan apa yang sudah dirintis pemimpin sebelumnya karena membangun itu perlu perjuangan. Hadirnya jembatan Krueng Teukuh akan membantu 15 ribu pekebun sawit dalam mengurangi kos pengeluaran yang selama ini justru lebih besar karena mengandalkan rakit. Karenanya mari dijaga apa yang sudah dibangun bersama supaya dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.

Bupati Abdya, Akmal Ibrahim mengatakan, sebelumnya selama delapan tahun rakit beroperasi sebagai alat transportasi penyeberangan bagi para petani. Awalnya dipasang rangka baja darurat berupa jembatan baili, tapi tidak berlangsung lama dan sudah rusak akibat diterjang arus air. Banyak musibah yang terjadi dalam proses membangun jembatan ini.

“Saya bersyukur bahwa Gubernur Aceh sangat konsisten untuk melanjutkan pembangunan jembatan Krueng Teukuh hingga tuntas dan dapat digunakan masyarakat,” ujarnya.

Disamping itu, Bupati juga mempromosikan jengkol paling unggul di Indonesia dan itu ada di Kabupaten Abdya wilayah Kecamatan Lembah Sabil. Satu hektare lahan mampu menampung 50 batang, dengan umur 10 tahun, minimal 1 ton per batang penghasilan yang dicapai serta dibeli dengan harga 12 ribu per kilogram. Usai acara tersebut, Gubernur Aceh beserta rombongan mengendarai motor menuju penginapan di Blangpidie dan akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Aceh Selatan. (ag)