Bupati Aceh Besar Resmikan Sarana Sanitasi di Gampong Layeun

Bupati Aceh Besar Resmikan Sarana Sanitasi di Gampong Layeun
Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali didampingi sejumlah pejabat terkait dan unsur Forkopimka Kecamatan Leupung, menggunting pita sebagai tanda peresmian sarana pengelolaan air minum dan sanitasi di Gampong Layeun kecamatan Leupung kabupaten Aceh Besar, Kamis (11/2/2021). (Analisisnews.com/Barlian)

KOTA JANTHO – Bupati Aceh Besar, Ir. H Mawardi Ali meresmikan sarana penyediaan air minum dan sanitasi di Gampong Layeun kecamatan Leupung, Aceh Besar, Kamis (11/2/2021) siang. Sarana tersebut dibangun melalui skema program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) III kabupaten Aceh Besar.

Bupati Aceh Besar, Ir. H Mawardi Ali mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar mengapresiasi kerja keras dan serius dari Gampong Layeun maupun kelompok keswadayaan masyarakat (KKM) Tirta Layeun dan semua unsur terkait di Gampong, sehingga terwujud sarana pengelolaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat.

Dikatakan, Pemkab Aceh Besar sangat serius memperhatikan persoalan sanitasi dan air minum. Untuk itu, Bupati berharap, dengan tersedianya sarana penyediaan air minum dan satlnitasinini, dapat dijaga dengan baik dan dirawat, sehingga bisa dimanfaatkan dalam kanga waktu lama.

“Di kecamatan Leupung ini, memang tidak banyak Gampong yakni hanya 6 gampong. Tetapi persoalan serius selama ini adalah ketersediaan air bersih dan air minum. Dan Pemkab Aceh Besar terus berupaya agar ketersediaan air ini bisa merata di kawasan-kawasan yang sangat membutuhkan,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan, Program Pamsimas tersebut adalah program kerjasama antara kabupaten Aceh Besar, Satker pengembangan sarana pengelolaan air minum Balai Sarana Wilayah Aceh, Gampong dan juga masyarakat. “Artinya program ini program bersama. Bukan hanya proyek pemerintah tapi bersama,” katanya

Dia menjelaskan, bahwa pemerintah hanya menyediakan anggaran, tetapi dikerjakan oleh masyarakat, tim KKM dan secara bersama-sama didukung masyarakat Gampong. “Dan Alhamdulillah, dengan skema Pamsimas ini, maka peresmiannya bisa terlaksana di hari yang berbahagia ini,” kata Mawardi Ali.

Program pengelolaan air minum dan satitasi tersebut, kata Bupati, pembiayaannya berasal dari Kementerian PUPR atau APBN dan APBK Aceh Besar. Selanjutnya, pengelolaan dilakukan oleh pihak Gampong. “Air bersih ini dikelola sendiri, oleh karenanya nanti dibentuk kelompok di Gampong untuk memelihara. Ini langsung diserahkan ke Gampong, dan Gampong yang mengelola. Sehingga itu perlu kerjasama yang baik di Gampong bagaimana untuk menjaga ini,” harap Bupati.

Bupati menjelaskan, program Pamsimas ini dilakukan untuk menjangkau ketersedian air terhadap 800 jiwa masyarakat Layeun yang selama ini tidak bisa menikmati air bersih yang layak. Mawardi mengatakan sistem pengelolaan air bersih di Gampong Layeun sudah dipersiapkan sejak tahun 2012 dan pada tahun 2021 telah dapat diwujudkan. “Alhamdulillah sekarang sudah bisa dimanfaatkan masyarakat Layeun,” ucapnya.

Selanjutnya, Dia berharap dengan adanya sarana tersebut, masyarakat bisa sejahtera. Sebab, persoalan air bersih adalah persoalan kebutuhan pokok, sehingga menjadi perioritas pemerintah. Disisi lain, Dia meminta kepada desa Layeun untuk terus memelihara dan menyukseskan berbagai program, bukan saja air bersih tetapi juga persoalan lain seperti pengelolaan sampah, gotong royong dannlainnya. “Jadi sukses tidaknya program kita ini di desa adalah bagaimana sistem kita untuk menjaga persoalan air bersih,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menandatangani prasasti pembangunan sarana pengelolaan air minum dan sanitasi tersebut. Selanjutnya, Bupati bersama rombongan dan Forkopimda Kecamatan Leupung, meninjau proses pengaliran air kepada masyarakat di Gampong itu.

Sebelumnya, Geuchik Gampong Layeun, Ibnu Fatah mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas upaya penyediaan air bersih di Gampong Layeun. “Alhamdulillah dari upaya kita semua dan juga do’a anak yatim, fakir miskin, sehingga pada hari yang berbahagia ini apa yang dicita-citakan di Layeun untuk membutuhkan air bersih dan Alhamdulillah hari ini pak Bupati telah meresmikan Pamsimas gamoong Layeun. Semoga Pamsimas yang diresmikan dapat bermanfaat bagi kami dan kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga air tidak macet-macet lagi,” ujarnya.

Diungkapkan, selama Delapan tahun Gampong Layeun tidak bisa memanfaatkan sarana air bersih. Diceritakan, pada tahun 2012 lalu, Telang dibuat sistem sanitasi di Layeun, namun tidak dapat dimanfaatkan.
“Dari upaya kita semua hari ini kami hanya sebagai penerima manfaat. Bantuan ini dari pemkab Aceh besar dan kami tidak sanggup membalasnya, hanya Allah yang bisa membalasnya,” kata Geuchik, seraya mengungkapkan terimakasih kepada Pemkab Aceh Besar dan semua pihak atas terwujudnya sarana tersebut.

Hadir dalam kegiatan ini diantaranya, Kepala Satker Pengembangan Sarana Pengelolaan Air Minum Balai Saran Wilayah Aceh (mewakili kepala balai sarana wilayah Aceh), para Kepala OPD Aceh Besar, unsur Forkopimka Kecamatan Leupung, sejumlah anggota DPRK Aceh Besar, pimpinan pesantren dan pimpinan dayah di Leupung, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan lainnya (Barlian)