Dayah Daruzzahidin Aceh Besar Kembali Terima Santri Baru

KOTA JANTHO – Dayah Daruzzahidin Lamceu, Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar kembali menerima santriwan dan santriwati baru untuk tahun ajaran 2021/2022. Pendaftaran mulai dibuka sejak 4 Januari 2021 hingga kuota yang dibutuhkan penuh.

“Seperti dayah-dayah terpadu lainnya di Aceh, Dayah Daruzzahidin menerapkan pembelajaran berdasarkan kurikulum Dayah modern dan kurikulum sekolah umum,” jelas pimpinan Dayah, Tgk. H. Abd. Razak, Lc., MA atau dikenal dengan sapaan Abi Razak, Sabtu (20/2/2021).

Dayah Daruzzahidin, lanjutnya, memiliki visi misi mendidik santri memiliki keteladanan bagi masyarakat dan membentuk santri menjadi cerdas spritual, sosial dan intelektual serta berakhlakul karimah sesuai aqidah Ahlussunnah wal jamaah.

“Kelebihan Dayah ini tidak hanya mengajarkan pengembangan bahasa Arab dan bahasa Inggris, tapi juga menerapkan belajar kitab kuning layaknya Dayah tradisional Aceh lainnya,” jelas Abi Razak.

Dikatakannya, Dayah  tersebut telah melahirkan banyak alumni berkualitas yang mampu berdaya saing seperti Dayah modern lainnya. Selain itu, tenaga pengajarnya juga berasal dari sejumlah Dayah dan universitas terkemuka dalam dan luar negeri.

Profil Singkat Dayah Daruzzahidin
Dayan Daruzzahidin, didirikan oleh Tgk H Abdullah Ahmad atau populer dengan sebutan Abu Lamceu. Dayah ini didirikan pada tahun 1966. Sistem pendidikan yang diterapkan mengikuti sistem sekolah yang terintegrasi dengan sistem pendidikan Dayah/pesantren
Dayah Daruzzahidin memiliki dua jenjang sekolah, yaitu SMP dan SMA atau Aliyah. Jika sekolah SMP mengikuti kurikulum Kemendiknas, SMA mengikuti kurikulum Kementerian Agama.

Sementara itu, kurikulum Dayah diarahkan pada upaya pemahaman nilai-nilai Islam melalui literatur bahasa Arab klasik atau kitab kuning dan kontemporer berdasarkan kurikulum yang diterapkan Dinas Pendidikan Dayah Aceh.

Pembelajaran kitab kuning dengan sistem pendidikan Dayah ini mengajarkan santri putra maupun putri dengan kitab Matan Taqrib sampai I’nayatuth Thalibin dan berbagai disiplin ilmu keislaman lainnya.

Dayah ini juga punya program khusus Tahfidzul Qur’an, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti pengembangan kemampuan berpidato dalam empat bahasa (Arab, Inggris, Indonesia dan Aceh), pelatihan fahmil Qur’an, Zikir dan Dalail Khairat, Pramuka, pencak silat, kursus komputer, kursus menjahit, dan kegiatan olahraga.

Dayah Daruzzahidin beralamat di Jalan Blang Bintang Lama KM. 10 Lamceu Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar, atau sekita 1 KM dengan pasar Lam Ateuk.

Pendaftaran penerimaan santri baru telah dibuka sejak 4 Januari 2021 lalu hingga kuota yang dibutuhkan penuh. Waktu pendaftaran bisa dilakukan setiap harinya mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.30 WIB di kantor sekretariat.

Calon santri akan langsung mengikuti tes pada saat mendaftar, dan hasilnya diumumkan dua hari setelah mengikuti ujian masuk. Santri yang dinyatakan lulus bisa mendaftar ulang dan masuk asrama pada 4 Juli 2021.

Adapun materi tes antara lain; ujian tulis tentang pengetahuan umum dan agama, uji kemampuan membaca Al Qur’an dan wawancara, serta praktik ibadah sehari-hari.
Informasi dan syarat lainnya dapat menghubungi nomor panitia dan informasi pendaftaran, yakni Tgk Faisal (0812 6438 0202), Tgk Ibnar Rusydi  (0823 6232 4764),
Tgk Maulana Ikhsan (0852 6136 3942), dan
Tgk Nurlaili Marhaban (0813 6017 8348). (Rel/Bar)