Bantu Korban Bencana ASN Abdya Donasikan Rp.54,8 Juta

Bantu Korban Bencana ASN Abdya Donasikan Rp.54,8 Juta
Foto: analisisnews.com/agus DONASI: Bupati Abdya, Akmal Ibrahim menyerahkan donasi dari ASN Pemkab setempat kepada ACT dan MRI di pendopo Bupati untuk masyarakat korban gempa di Sulbar dan banjir di Kalsel, Kamis (25/2/2021).

BLANGPIDIE-Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mendonasikan bantuan sebesar Rp.54.877.000 untuk meringankan beban masyarakat yang terkena bencana alam di Sulawesi Barat (Sulbar) yang tertimpa musibah gempa bumi dan masyarakat di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang terendam banjir. Donasi itu langsung diserahkan langsung Bupati Abdya Akmal Ibrahim, SH didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Thamrin kepada tim  Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kabupaten Abdya untuk diteruskan kepada wilayah yang tertimpa musibah melalui Rekening Aksi Tanggap Darurat yang bertempat di pendopo Bupati Abdya, Kamis (25/2/2021) pagi.

Bupati Akmal Ibrahim dalam kesempatan itu mengapresiasi  seluruh ASN di lingkungan Pemkab Abdya yang telah ikut berpartisipasi dan bersimpati dalam membantu saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang tertimpa musibah gempa di Provinsi Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan.

“Donasi itu untuk korban bencana gempa bumi di Sulawesi Barat dan bencana banjir di Kalimantan Selatan. Semoga bantuan yang telah diserahkan kepada ACT dan MRI ini bisa bermanfaat. Terimakasih kepada seluruh ASN yang telah ikut berpartisipasi membantu sesama yang tertimpa musibah,”  katanya.

Bupati juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada ACT dan MRI Abdya atas kerjasamanya.  Pemkab Abdya mendukung penuh aksi kemanusiaan yang dilakukan demi meringankan beban sesama yang sedang tertimpa musibah. Informasi yang diterima wartawan, pada 16 Januari 2021 lalu musibah gempa dengan kekuatan 6.2 SR, 6 km timur laut di Provinsi Sulawesi Barat dan tidak lama berselang musibah banjir besar juga kembali menerjang Provinsi Kalimantan Selatan. Banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal dan juga banyak memakan korban jiwa atas musibah itu. Musibah yang terjadi tersebut menjadi duka mendalam bagi seluruh bangsa Indonesia termasuk Abdya. (ag)