Di Abdya, Penyuluh dan Guru Terima SK P3K

Di Abdya, Penyuluh dan Guru Terima SK P3K
Foto: analisisnews.com/agus PENYERAHAN SK: Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT didampingi Kepala BKPSDM drh Cut Hasnah Nur menyerahkan SK P3K secara simbolis kepada tenaga guru dan penyuluh di aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh wilayah Abdya, Selasa (2/3/2021)

BLANGPIDIE-Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya, Selasa (2/3/2021) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K/PPPK) kepada 58 tenaga guru dan penyuluh pertanian di kabupaten setempat. Penyerahan SK secara simbolis itu dipimpin Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT di aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Abdya.

Kepala Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Abdya drh. Hj Cut Hasnah Nur mengatakan, pengangkatan PPPK tersebut berdasarkan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja sebagai amanat dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang aparatur sipil negara dan Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2019 tanggal 13 Februari 2019 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja serta Surat Menpan RB Nomor : B/013/FP3K/M.SM.01.00/2019 tanggal 4 Februari 2019 tentang Pengadaan PPPK Tahap I Tahun 2019.

“PPPK yang dilantik yakni tenaga penyuluh pertanian dan guru yang telah mengabdi semenjak tahun 2005 atau 16 tahun lebih,” ujarnya.

Disebutkan, dari 191 orang pendaftar,  sebanyak 127 orang yang memenuhi syarat administrasi dan setelah proses seleksi ujian CAT UNBK yang dilaksanakan pada bulan Maret 2019 lalu, dan berhasil lulus sejumlah 58 orang terdiri dari tenaga guru sebanyak 23 orang dan penyuluh pertanian sebanyak 35 orang. Tenaga PPPK yang dilantik hari ini akan dikontrak selama lima tahun dan bisa diperpanjang sesuai dengan peraturan daerah, juga  dilihat dari kemampuan anggaran daerah serta kinerja perorangan.

“Kinerja mereka tetap akan dievaluasi kembali snantinya dan disesuaikan dengan kondisi anggaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Abdya Muslizar MT menghimbau kepada PPPK yang telah menerima SK pengangkatan untuk tetap menjaga kinerja sebagaimana janji awal pada saat masih jadi pegawai honorer biasa, tetap berkomitmen, tetap bersemangat sebagaimana dulu ketika mengabdi. Kesempatan itu merupakan momentum yang luar biasa karena sudah lama tertunda, lantaran daerah harus menunggu peraturan tentang gaji dan tunjangan dari pusat terlebih dulu. PPPK dan PNS sama saja, hanya membedakan adalah tidak adanya pensiun.

Dia juga mengingatkan PPPK penyuluh pertanian untuk tetap semangat membantu pemerintah dalam mencapai target pertanian kedepannya di Abdya. Dimana, pertanian merupakan sektor utama yang diinginkan demi peningkatan ekonomi masyarakat. Kepada PPPK dari tenaga guru diharapkan untuk memberikan inovasi dalam dunia pendidikan di Abdya, karena anak-anak adalah masa depan negara yang harus dididik dengan baik. (ag)