BPJS Kesehatan Gelar Monitoring dan Evaluasi FKTP

BPJS Kesehatan Gelar Monitoring dan Evaluasi FKTP
Foto: analisisnews.com/agus MONITORING: BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh, Senin (8/3/2021) menggelar monitoring dan evaluasi FKTP yang berlangsung di aula Bappeda Abdya.

BLANGPIDIE-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Meulaboh, Senin (8/3/2021) menggelar monitoring dan evaluasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang berlangsung di aula Bappeda Aceh Barat Daya (Abdya). Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan FKTP melalui penerapan pembayaran kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan (KBK) itu turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Abdya, Yumiarti, Kepala Dinas Kesehatan Abdya Safliati SST, Mkes, Kepala Puskesmas, dokter praktek perorangan, serta pihak klinik kesehatan di TNI/Polri termasuk swasta.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh, Mahmul Ahyar mengatakan, pelayanan di tingkat primer merupakan kunci dari efektivitas pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), sehingga upaya monitoring dan evaluasi sangat diperlukan untuk meningkatkan mutu pelayanan FKTP.

Dia juga menjelaskan terkait tentang tugas dan tanggungjawab bersama dari BPJS Kesehatan maupun dari Dinas Kesehatan Abdya dalam menjaga mutu dan layananan kesehatan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS termasuk mengenai kendali mutu dan biaya. Dukungan dari Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) juga sangat diharapkan dalam penyempurnaan indikator dan pelaksanaan KBK, upaya peningkatan kualitas layanan Faskes, implementasi audit medis secara berkala, terutama pada pelayanan yang berpotensi penyalahgunaan. Selain itu dilakukan penyusunan, advokasi dan sosialisasi standardisasi pelayanan.  Bahkan yang tak kalah penting adalah melakukan pembinaan pelayanan bersama pemerintah kabupaten, Dinas Kesehatan, organisasi Faskes, organisasi profesi, termasuk  pengawas rumah sakit.

“Monitoring dan evaluasi ini penting dalam rangka untuk melakukan evaluasi kepada fasilitas kesehatan agar meningkatkan layanan yang berkualitas kepada peserta JKN-KIS,” paparnya didampingi Kepala BPJS Kesehatan Abdya, Yumiarti.

Dalam kegiatan tersebut, Kabid PMP BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh, Hery Syafrizal juga merincikan terkait evaluasi dan proyeksi diantaranya adalah pelayanan program rujuk balik (PRB) dan pengendalian rasio rujukan. Rasio rujukan manjadi salah satu indikator penilaian kapitasi berbasis komitmen pelayanan. Jika rasio rujukan tinggi, tentunya hal tersebut akan menjadi sorotan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Abdya Safliati SST Mkes dalam kesempatan itu mengapreasiasi terkait peranan BPJS Kesehatan selama ini. Menurutnya, monitoring dan evaluasi tersebut juga memiliki fokus utama sebagai upaya kesehatan masyarakat (UKM), dimana salah satunya adalah peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Evaluasi dari pertemuan tersebut tentu akan menjadi dasar bagi FKTP dalam memperbaiki mutu dan kualitas layanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS. Sehingga manfaat yang didapatkan oleh peserta akan semakin tinggi, juga agar FKTP senantiasa menekan angka rujukan. (ag)