Kepala BKKBN RI: Tak Menikah Dini, Ciri Remaja yang Punya Prospek

BANDA ACEH – Kepala BKKBN RI dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG, mengatakan, ciri remaja yang punya prospek yang baik yaitu tidak menikah dini, tidak putus sekolah, punya keterampilan dan bekerja dan yang pekerjaannya bersifat tetap. Demikian disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dalam rangka rapat kerja program tingkat provinsi Aceh dan kabupaten/kota di Aceh Tenggara, Senin (15/3/2021).

Hasto yang menyampaikan sambutannya secara Daring, menyampaikan kepada jajaran Bupati dan Walikota dan OPD KB bahwa perjuangan untuk mengantarkan masyarakat menuju sejahtera membutuhkan peningkatan kualitas yang tidak sedikit.

Bacaan Lainnya

Dikatakan, program bangga kencana berorientasi pada peningkatan kualitas SDM, dengan visi membangun penduduk yang seimbang dan mewujudkan keluarga yang berkualitas dengan cara pemanfaatan Bonus Demografi, dimana perbandingan antara usia yang produktif dengan yang tidak produktif sangat menguntungkan.

Pelaksanaan Pendataan Keluarga tahun 2021 sebagai data dasar dalam menjalankan program Bangga Kencana dari tingkat Desa sampai tingkat Nasional. Selain itu untuk melihat proporsi keluarga di Aceh dari sisi berapa jumlah keluarga produktif, berapa jumlah balita, lansia dan kondisi ekonominya, dan mohon dukungan kepada seluruh Bupati dan Walikota untuk dapat memberikan perhatian dalam proses Pendataan Keluarga yang dimaksud.

Lebih lanjut, Hasto mengatakan, dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas dan keluarga yang mandiri secara ekonomi, sehingga BKKBN akan bekerja sama kementerian agama untuk menyiapkan PUS dan menyiapkan keluarga sebelum pernikahan.

Raker ini mengangkat tema ‘Meningkatkan Upaya dan Strategi dalam Rangka Percepatan Implementasi Program Bangga Kencana Melalui Lintas Sektor di Masa Pandemi Covid-19’. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari unsur BKKBN Provinsi Aceh, Anggota DPRA, Asisten dan Staf Ahli Sekdakab Aceh Tenggara, Mitra Kerja Instansi Pemerintah/LSM selektif, serta 23 OPD-KB Kabupaten dan Kota.

Kegiatan ini dibuka, Sekretaris Daerah Sekda Kabupaten Aceh Tenggara Mhd Ridwan, SE, M. Si. Sementara, penyampaian materi oleh Anggota Banggar DPRA H. Ali Basrah, S.Pd, MM, Anggota komisi V DPRA dr. Purnama, Sp. OG, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Drs. Sahidal Kastri, M. Pd, Asisten III Setdakab Aceh Tenggara Drs. Sudirman, MM.

Sekda Mhd Ridwan menyampaikan beberapa hal penting, diantaranya Tujuan Pelaksanaan Rapat Koordinasi ini adalah untuk meningkatkan komitmen bersama dengan stakeholder yang hadir dalam rangka mendukung pelaksanaan program Bangga Kencana di daerah.

Apalagi sejak BKKBN di tunjuk sebagai lembaga yang menangani masalah Stunting dimana sebelumnya di tangani oleh Bappeda sehingga harapannya dengan di tunjuk BKKBN sebagai lembaga yang menangani stunting maka penanganganan stunting menjadi lebih fokus. (Rel/Barlian)