Puluhan Desa di Abdya Akan Dijabat Pj Keuchik

Puluhan Desa di Abdya Akan Dijabat Pj Keuchik
Kabag Pemerintahan Setdakab Abdya, Rizal SMn

BLANGPIDIE-Sebanyak 95 desa dalam sembilan kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) akan dijabat oleh penjabat (Pj) Keuchik (Kepala Desa). Penempatan Pj Keuchik dimaksud dikarenakan pelaksanaan pemilihan keuchik serentak di kabupaten setempat yang diperkirakan tahun 2021 batal dilaksanakan. Sementara sebanyak 95 desa yang saat ini dijabat oleh keuchik definitif akan berakhir masa tugasnya pada April 2021 mendatang.

Kabag Pemerintahan Setdakab Abdya, Rizal SMn Jumat (19/3/2021) mengatakan, dari 152 desa di Abdya, hanya 95 desa yang nantinya akan ditetapkan Pj keuchiknya. Sedangkan 57 desa lainnya, saat ini memang sedang dijabat oleh Pj keuchik dan penetapannya telah lebih awal dengan berbagai kondisi dalam desa dimaksud.

“Pasca adanya putusan bahwa pemilihan keuchik secara langsung dibatalkan pada tahun 2021, maka sekitar 95 desa akan dijabat oleh Pj keuchik sampai adanya putusan lanjutan untuk dilaksanakan pemilihan keuchik serentak secara langsung,” ujarnya.

Berdasarkan surat untuk usulan Pj keuchik dengan nomor 141/308/2021 tanggal 16 Maret 2021, telah dilayangkan kepada masing-masing camat untuk melakukan penjaringan calon Pj keuchik yang akan memimpin di 95 desa tersebut.  Dalam surat tersebut, usulan calon Pj keuchik selambat-lambatnya diterima pada Bagian Pemerintahan Setdakab Abdya pada tanggal 30 Maret 2021. Desa yang akan mengusulkan nama-nama calon Pj keuchik wajib melampirkan surat pengantar tuha peut gampong (lembaga adat desa) yang ditujukan kepada bupati melalui camat. Selain itu, berita acara hasil musyawarah tuha peut, daftar hadir musyawarah tuha peut, berusia paling rendah 25 tahun dan berpendidikan paling rendah tamatan Sekolah Lanjutan Pertama (SLTP)/sederajat yang dibuktikan dengan STTB.

“Melalui surat tersebut, kami sudah meminta para camat untuk meneruskan kepada masing-masing desa agar segera dilakukan penjaringan calon, paling lambat 30 Maret berkasnya sudah diserahkan kepada kami dengan jumlah calon minimal dua orang untuk masing-masing desa,” terangnya.

Prioritas utama dalam penjaringan calon Pj keuchik tersebut yakni dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sekretaris desa. Apabila tidak ada dari unsur tersebut, bisa juga diusulkan perangkat desa atau tokoh masyarakat di desa masing-masing. Intinya tidak semua desa di Abdya akan mengusulkan Pj keuchik.

“Dari 152 desa hanya 95 desa saja yang akan mengusulkan Pj keuchik. Selebihnya memang sudah dijabat oleh Pj selama ini, bahkan ada yang bulan Februari lalu dilantik. Sebanyak 57 desa yang selama ini dijabat oleh Pj itu, lantaran keuchik lama telah habis masa jabatan, meninggal dunia termasuk 20 desa pemekaran yang selama ini juga masih dijabat oleh Pj,” pungkasnya. (ag)