Bupati Bener Meriah Ajak Tuntaskan Kemiskinan di Bener Meriah

Bupati Bener Meriah Ajak Tuntaskan Kemiskinan di Bener Meriah
Analisisnews.com/Junaidi (Foto Humas). Bupati Bener Meriah, Tgk H. Sarkawi sedang memberikan arahan dalam rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan Tahun 2021 di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Komplek perkantoran Pemkab Bener Meriah. Senin (29/03/2021)

REDELONG -Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi membuka rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan Tahun 2021 di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Komplek perkantoran Pemkab Bener Meriah, Senin (29/03/2021)

Rakor ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah Drh. Sofyan, Kepala BAPPEDA Drs. Khairun Aksa, SE, MM, Perwakilan BAPPEDA Aceh, serta sejumlah Kepala SKPK terkait, Rektor Universitas Gajah Putih Aceh Tengah, Ketua KOMPAK Aceh Perwakilan Kabupaten Bener Meriah.

Kepala BAPPEDA Bener Meriah Drs. Khairun Aksa, SE, MM dalam laporannya menyampaikan, Rakor yang dilaksanakan pada saat itu melibatkan beberapa komponen pemangku kepentingan. 

“Kepentingan ini diharapkan nantinya dapat berpartisipasi secara optimal dalam rangka mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Bener Meriah,” kata Khairun Aksa.

Disampaikan,kegiatan tersebut merupakan amanat Permendagri Nomor 53 Tahun 2020, tentang tata kerja penyelarasan kerja serta pembinaan kelembagaan dan sumber daya manusia, dan Tim koordinasi penanggulangan kemiskinan provinsi dan Tim koordinasi penanggulangan kemiskinan kabupaten. Tujuannya adalah untuk mendapatkan masukan dalam proses penyusunan RKPJ Kabupaten Bener Meriah Tahun 2020. 

Selanjutnya adalah Khairun Aksa juga meminta mensinkronkan agenda prioritas pembangunan khususnya terkait program kegiatan dan sub kegiatan penanggulangan kemiskinan.

“Kita berharap kegiatan kita hari ini menjadi momentum yang tepat sehingga harapan kita bersama program-program diinginkan agar tepat sasaran, tepat cara, tepat waktu. Acara kita hari ini seyogyanya telah kita laksanakan pada hari Kamis yang lalu Tanggal 18 April 2021, namun karena satu dan lain hal bisa terlaksanakan hari ini,”jelas Kepala BAPPEDA Bener Meriah itu.

Pihaknya juga mengundang Rektor Universitas Gajah Putih dengan harapan di masa yang mendatang bisa berkolaborasi dalam penanggulangan kemiskinan, misalnya melalui KPM Tematik yang dapat membantu masyarakat Bener Meriah. 

“Kami juga telah menyampaikan beberapa waktu yang lalu Rektor yang di Provinsi Aceh bisa dipanggil untuk bisa menyamakan persepsi program bersama terkait dalam penanganan kemiskinan,”ucapnya.

Sementara itu Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi dalam arahannya menyampaikan rakor tersebut sangat penting guna mencari rumusan-rumusan dalam mengurangi angka kemiskinan di Bener Meriah.

Tidak hanya itu, Bupati juga menyebutkan penerima bantuan di Kabupaten Bener Meriah mengalami penurunan yang sangat signifikan, hal tersebut dibuktikan dengan pembagian BLT Dana Desa tahap pertama. Dikatakan, dari 40 desa yang menerima bantuan BLT tersebut rata-rata desa penurunan penerima bantuan sangat-sangat signifikan.

“Sebelumnya ada 90 dan 70 penerima bantuan, kini hanya 20 hingga 14, jadi penurunannya sangat-sangat signifikan data penerima bantuan dana desa tersebut,”ucap Bupati.

Karena apa, lanjut Bupati, sebelum mereka memantapkan data tersebut mereka (pihak kecamatan Bukit) turun ke desa dan melakukan musyawarah desa untuk mengecek serta menetapkan kriteria-kriteria yang layak menerima bantuan di desa, dan hasilnya turun sangat signifikan. “Jadi problem kita selama ini didata, artinya ada problem di data. Saya minta data ini harus dirapikan dan diperbaiki dengan benar-benar melakukan cek dan kroscek lapangan.

Bupati Bener Meriah dalam kesempatan tersebut mengajak hadirin dapat melakukan kajian-kajian yang serius. Disamping itu Bupati juga meminta agar dinas dan pihak lain bisa melakukan koordinasi yang baik serta tidak menginginkan adanya ego sektoral. 

“Kita harus bekerja bersama, dalam pengentasan angka kemiskinan dan saya ingin ini berjalan secara paralel,” tutup Bupati Bener Meriah. (Rel/Jun)