Meski Tanpa Kasus Covid-19, Disiplin Prokes Tetap Diterapkan

Meski Tanpa Kasus Covid-19, Disiplin Prokes Tetap Diterapkan
Foto: analisisnews.com/agus s SAMPAIKAN MATERI: Plh Danramil 04/Susoh Kodim 0110/Abdya, Serma Rony Kusmayadi menyampaikan materi wawasan kebangsaan bela negara tingkat pelajar dan sosialisasi prokes Covid-19 di SDN 11 Susoh, Selasa (30/3/2021).

BLANGPIDIE-Meski Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) saat ini masih dalam kondisi tanpa kasus positif virus Covid-19, namun penerapan disiplin protokol kesehatan (Prokes) tetap harus dijalankan. Hal itu disampaikan Dandim 0110/Abdya Letkol Arip Subagiyo melalui Plh Danramil 04/Susoh, Serma Rony Kusmayadi didepan para guru dan murid saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan bela negara tingkat pelajar di SDN 11 Susoh, Selasa (30/3/2021).

Dikatakan, sangat penting penerapan disiplin protokol kesehatan di tingkat pelajar dan di seluruh kalangan masyarakat. Meski saat ini Kabupaten Abdya tidak memiliki kasus warga yang positif terkena virus Covid-19, kondisi itu jangan sampai membuat warga lalai dan mengabaikan penerapan prokes.

Menurutnya, menerapkan disiplin prokes seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan di kalangan pelajar harus dipelihara dan ditingkatkan guna mengantisipasi terjadinya klaster corona. Dengan menerapkan protokol kesehatan berarti melindungi nyawa pribadi dan juga nyawa orang lain dari bahaya penularan Covid-19.

“Sesuai dengan materi kita hari ini, patuh memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan lainnya dalam kehidupan, juga masuk ke dalam bagian bela negara. Khususnya para siswa, jangan malas untuk memakai masker dan menerapkan 3 M. Karena dengan cara itu berarti kita juga sudah dikatakan bela negara,” ujarnya.

Kepada dewan guru, Serma Rony berharap agar tidak jemu menerapkan protokol kesehatan di sekolah. Dirinya menawarkan jajarannya siap sedia membantu sekolah dalam upaya meningkatkan disiplin protokol kesehatan, agar kegiatan belajar mengajar berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan.

“Untuk mendukung upaya tersebut, kapan pun kami bersedia membantu. Kami harap para dewan guru tidak sungkan untuk membantu,” tandasnya.

Dalam kunjungan ke setiap sekolah itu, pihaknya juga mengecek sarana yang disiapkan sekolah seperti, ruang belajar, peralatan pengecekan suhu tubuh, tempat cuci tangan, penggunaan masker hingga jarak siswa saat belajar dalam ruangan. Langkah itu dilakukan guna memastikan peroses belajar mengajar secara tatap muka harus berjalan sesuai dengan protokoler kesehatan.(ag)