Bupati Abdya Resmi Buka Musrenbang 2022

Bupati Abdya Resmi Buka Musrenbang 2022
Foto: analisisnews.com/agus s MUSRENBANG: Satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) dalam lingkungan Pemkab Abdya mengikuti Musrenbang yang berlangsung di aula Bappeda kabupaten setempat, Rabu (31/3/2021).

BLANGPIDIE-Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim, Rabu (31/3/2021) secara resmi membuka musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tahun 2022 yang berlangsung di aula Bappeda kabupaten setempat. Dikatakan, prioritas pembangunan Abdya pada tahun 2021 sudah terwujud sedikit demi sedikit sesuai dengan tema Musrenbang yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan industri pengolahan hasil produk unggulan pertanian, perikanan dan kelautan serta kehutanan.

Selama tiga tahun perjalanan masa kepemimpinannya, sudah menunjukan banyak kemajuan positif, hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator daerah. Pertumbuhan ekonomi Abdya sampai dengan tahun 2020 ini relatif masih baik karena setiap tahun ekonomi Abdya bertumbuh. Sejak tahun 2017, ekonomi kembali membaik,  hal ini  bisa  dilihat  dari  trend grafik  garis  pertumbuhan ekonomi yang positif  hingga tahun 2019.

Kemudian pada tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Abdya lebih baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh yang mana pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh sebesar 4,15  persen atau lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi Abdya sebesar 4,74  persen. Namun, tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Abdya menurun drastis sebesar 0,52 persen dikarenakan pandemi covid-19.

Sementara jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Aceh, pertumbuhan ekonomi  Abdya  lebih  rendah dimana  pertumbuhan  ekonomi Aceh sebesar 0,37  persen dan jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional, Abdya lebih tinggi dimana pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 2,07 persen.

Di samping itu, persentase penduduk miskin dari tahun 2017-2020 diAbdya terus mengalami  penurunan. Tahun 2017 angka kemiskinan berada pada angka 18,31persen dan pada tahun 2020 berada di angka 15,93 persen, jadi ada penurunan sebesar 2,38 persen.

Sementara itu, Kepala Bappeda Abdya Firmansyah ST mengatakan, pelaksanaan Musrenbang ini dimaksudkan untuk memperoleh arahan, saran dan masukan guna penyempurnaan rancangan rencana kerja pemerintah kabupaten (RKPK) Abdya tahun 2022 dengan mendorong dan mengoptimalkan peran aktif masyarakat dan para pemangku kepentingan. Musrenbang merupakan pendekatan partisipatif yang melibatkan semua pihak yang berkepentingan terhadap pembangunan. Dengan adanya keterlibatan tersebut diharapkan akan mendapatkan aspirasi dan menciptakan rasa memiliki. Untuk itu kami sangat mengharapkan kepada seluruh instansi terkait yang merasa berkepentingan dengan program pembangunan tahun 2022, agar kiranya mengikuti pembahasan kelompok dengan SKPK terkait, mulai tanggal 1-9 april 2021.

Dalam Musrenbang itu nantinya dapat memantau usulan, apakah dapat tertampung atau tidak, karena setiap usulan akan diverifikasi apakah sesuai dengan kewenangan, sesuai dengan arah kebijakan, dan juga apakah sesuai dengan prioritas pembangunan tahun 2022. Pembahasan akan dilakukan secara bergantian sesuai jadwal yang telah disusun.

“Semoga Musrenbang ini berjalan dengan lancar serta dapat melaksanakan program prioritas sesuai dengan apa yang diharapkan,” pungkasnya. (ag)