Angin Kencang Sasar Tiga Atap Rumah Warga Panji Mulia Satu

Angin Kencang Sasar Tiga Atap Rumah Warga Panji Mulia Satu
Analisisnews.com/Junaidi. Foto (Sumarsono) Personil TNI sedang membantu masyarakat gotong royong memperbaiki rumah warga yang rusak diterjang angin. Jum'at (02/04/2021).

REDELONG – Seperti yang diberitakan sebelumnya, angin kencang menerjang rumah warga di Panji Mulia Satu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.

Informasi lebih lanjut yang diterima media analisisnews.com, Jum’at (02/04/2021) bencana tersebut rupanya angin puting beliung yang menerjang tiga rumah warga di Panji Mulia Satu yaitu dusun Sido Rukun, Dusun Suka Rapi dan Dusun Wiryo.

Bacaan Lainnya

Adapun rumah warga yang mengalami kerusakan akibat dampak angin puting beliung ini adalah rumah Radinal, rumah Ruslan, dan rumah Sadiem, yang semuanya mengalami kerusakan pada bagian atap rumah.

Informasi yang diterima media ini, akibat musibah ini mengakibatkan ketiga rumah warga tersebut rusak ringan di bagian atap, yang terjadi pada dini hari pukul 03.00 wib.

Terkait kejadian tersebut,  Danramil 06/Bukit  Kodim 0119/BM Kapten Inf Jan Suhardi menyampaikan melalui Seluruh babinsanya agar dapat membantu masyarakat yang tertimpa musibah dan segera untuk mendata kerugian dan membantu pembersihan rumah untuk meringankan beban masyarakat.

Lebih lanjut Babinsa bersama BPBD Bener Meriah yang ada di lokasi menuturkan, angin Puting Beliung yang terjadi dini hari itu datang secara tiba-tiba  menerjang pemukiman warga dan menerpa atap-atap rumah warga. 

“Anginnya sangat kencang, menerjang atap rumah warga dan mengakibatkan 3 Rumah mengalami kerusakan ringan,” ucapnya

Saat kejadian ini, lanjutnya, tidak menelan korban jiwa, dan dari data yang kami himpun total kerugian ± 30 juta rupiah.

Adapun upaya yang dilakukan Babinsa bersama aparat terkait dan Warga dilakukan sebagai wujud kepedulian TNI untuk membantu warga yang tertimpa musibah bencana alam. Kegiatan berupa membersihkan puing-puing rumah warga yang berantakan, serta membantu memperbaiki kembali rumah warga yang rusak. (Rel/Jun)