Pemkab Bener Meriah Bahas Penertiban Lalu Lintas dan Pasar Takjil Ramadhan 1442 H

Pemkab Bener Meriah Bahas Penertiban Lalu Lintas dan Pasar Takjil Ramadhan 1442 H
Analisisnews.com/Junaidi. Foto (Prokopim) Pemerintah Kabupaten Bener Meriah pada Rabu (07/04/2021) membahas terkait kegiatan jelang Ramadhan ini yaitu membahas Lalu Lintas dan Pasar Takjil pada bulan mulia tersebut. Rapat tersebut berlangsung di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah Di Kantor Dishub setempat. Rabu (07/04/2021).

REDELONG – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah pada Rabu (07/04/2021) membahas terkait kegiatan jelang Ramadhan ini yaitu membahas Lalu Lintas dan Pasar Takjil pada bulan mulia tersebut. Rapat tersebut berlangsung di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah Di Kantor Dishub setempat.

“Rapat yang kita gelar hari ini adalah untuk membahas persiapan kita terutama tentang pengaturan lalu lintas dan pasar takjil dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 1442 H,” kata Wabup Dailami.

Disampaikan, dalam rapat tersebut membutuhkan beberapa masukan dari para Camat dimana menjadi pimpinan di Kecamatan dan disesuaikan dengan permasalahan di Kecamatan masing-masing.

“Kita berharap dalam forum ini dapat mencari sulusi, bagimana supaya Lalulintas terutama pada jam-jam sibuk tidak menimbulkan kemacetan dan para penjual takjil tidak menumpuk disuatu tempat, Karen itu juga akan menimbulkan kemacetan,” terang Wabup.

Dari hasil Rakor tersebut mengahasilkan pembahasan yaitu, pertama Kecamatan Bukit terkhusus di Pasar Simpang Tiga dalam Penjualan Takjil untuk di siapkan Lahan Parkir dan akan di buat Rekayasa Lalu Lintas/Pengalihan Arus dan pengaturan Jarak Antara Kios Penjual Takjil. Kedua, Kecamatan Bandar yang menjadi Permasalah terbesar yaitu Macet di Pasar Inpres , dan dibutuhkan Kerjasama antara Satpol PP, Polres, Dishub untuk melakukan penertiban khusus wilayah Kecamatan di Bandar.

Sementara untuk Kecamatan Wih Pesam terdapat 3 titik Keramaian yaitu, Simpang Tritit, Panti Raya dan Simpang Balek. Kecamatan Timang Gajah yang perlu di antisipasi di karenakan jalan di Pasar Lampahan dilalui oleh Jalan Provinsi. Dan untuk Kecamatan lainnya terpantau lebih kondusif untuk tingkat kemacetannya.

Selain itu, Rakor tersebut juga membahas masalah penanganan sampah dan ini harus lebih difokuskan agar tidak menjadi penumpukan di badan Jalan dan di saluran Air.

Informasi yang diterima analisisnews.com, pada tanggal 10 April 2021 mendatang para pihak terkait akan turun ke lapangan untuk mengecek langsung lokasi seperti Satpol PP , Dishub, dan Polres dan pihak terkait lainnya. Khusus untuk penjual Takjil itu baru bisa diperbolehkan berjualan mulai pukul 15.00 WIB.

Selain wakil Bupati Dailami, turut hadir Kadis Perhubungan Abdul Gani, SP, M.Si atau yang mewakili, Kasatpol-PP Miharbi, Sos, Kasatlantas Iptu Ayub, Kepala Dinas Perdagangan Abdul Kadir, ST, M.Si, Para Camat, Para Kapolsek dan Para Kabid dan Staf. (Rel/Jun)