Kebakaran di Pintu Rime Gayo Dipadamkan Tanpa Damkar

Analisisnews.com/Junaidi. sebanyak 1 unit rumah warga Dusun Pintu Gerbang, Kampung Perdamaian, Kecamatan Pintu Rime Gayo terbakar pada Selasa pagi (15/6/21) sekitar pukul 10:00 WIB.

REDELONG : Kabupaten Bener Meriah kembali dihebohkan dengan kebakaran. Diketahui kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak 1 unit rumah warga Dusun Pintu Gerbang, Kampung Perdamaian, Kecamatan Pintu Rime Gayo pada Selasa pagi (15/6/21) sekitar pukul 10:00 WIB, dan 30 menit kemudian baru bisa dipadamkan.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya, S.I.K melalui Kapolsek Pintu Rime Gayo Ipda Dasril mengatakan, rumah terbakar tersebut merupakan milik Murniati Janda berumur 60 Tahun.

“Namun pada saat musibah kebakaran terjadi, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena pemilik rumah masih berada di kebun miliknya yang beralamatkan di Kampung Perdamaian, Kecamatan Pintu Rime Gayo,” kata Dasril.

Lebih lanjut Ipda Dasril menjelaskan, menurut keterangan saksi mata, Hamidah (55), ia melihat pertama kali rumah terbakar api berawal dari dalam rumah.

Sekira Pukul 10.30 WIB, api dapat dipadamkan secara manual oleh masyarakat Kampung Perdamaian Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Sementara untuk Damkar unit Pintu Rime Gayo telah dihubungi oleh masyarakat Kampung Perdamaian, namun unit tersebut dalam keadaaan rusak, sehingga tidak dapat membantu memadamkan kebakaran.

“Kondisi rumah berbahan kayu sehingga sangat cepat habis terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, saat ini korban beserta anak dan menantunya, mengungsi di rumah tetangga korban,” ujar Dasril.

Sementara itu saat media ini menghubungi Kalak BPBD Bener Meriah melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Anwar Sahdi membenarkan bahwa Damkar itu rusak.

“1 unit overhaul saat ini blok mesin sedang dikirim ke Medan, dan volume kebakaran serta usia kendaraan mungkin yang menjadi penyebabnya,” katanya.

Lebih lanjut Kabid menjelaskan, kondisi jumlah Damkar di Bener Meriah terbatas sehingga tidak dapat di geser ke posko lain.

Disampaikan pula, selanjutnya Damkar baru dalam minggu ini sedang dalam proses pengiriman dari Jakarta ke Bener Meriah sebanyak 2 unit. “1 unit kemungkinan akhir bulan ini sudah sampai ke Bener Meriah dan satu unit lagi akan tiba akhir bulan tujuh nanti,” tutup Anwar.

Informasi yang dihimpun analisisnews.com, sejauh ini sudah beberapa kali Damkar Bener Meriah telah rusak. Terakhir, Agustus 2021 lalu, sebanyak 7 unit Damkar rusak dan diperbaiki di Ronga-Ronga. Hingga sampai saat ini belum diketahui statusnya apakah semua Damkar tersebut sudah mulai membaik dan telah beroperasi atau belum.

Terkait Damkar yang rusak ini pada tahun itu, salah satu anggota DPRK Bener Meriah Sapri Gumara juga turut berkomentar.

Sapri Gumara menghimbau kepada Pemkab agar tidak toledor terkait hal ini. Selanjutnya, Sapri Gumara meminta kepada Pemkab bahwa Damkar yang rusak tersebut untuk diperbaiki di Ronga-Ronga.

informasi yang dihimpun media ini, dana untuk perbaikan Damkar tersebut sempat mencuat untuk dilakukan penggalangan dana yang diinisiasi oleh Gumara. Bahkan Gumara sempat menyampaikan bahwa jika penggalangan dana tersebut gagal, dirinya akan menggadai mobil pribadinya untuk dijadikan pembiayaan perbaikan Damkar yang rusak itu.

Menanggapi hal itu, Pemkab menyebut dana untuk perbaikan Damkar ini telah memiliki anggaran sendiri, hal ini disampaikan oleh Sekda setempat Drs Haili Yoga M.Si pada tahun 2020 lalu. Kendati demikian, hari ini Damkar BPBD Bener Meriah kembali lagi rusak. (Jun)