Satpolair Polres Abdya Bersihkan Sampah di Pantai dan Dasar Laut

Satpolair Polres Abdya Bersihkan Sampah di Pantai dan Dasar Laut
Foto: analisisnews.com/agus s BERSIHKAN PANTAI: Personel Satpolair Polres Abdya dan unsur terkait lainnya membersihkan kawasan Pantai Ujung Serangga Kecamatan Susoh dari sampah yang berserakan, Rabu (30/6/2021).

BLANGPIDIE-Satpolair  Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (30/6/2021) siang melakukan aksi pembersihan pantai kasawan Ujung Serangga Kecamatan Susoh dari sampah yang berserakan. Tidak hanya di pantai, pihaknya juga melakukan pembersihan sampah di bawah laut. Upaya tersebut untuk menjaga terumbu karang di Abdya agar tetap tumbuh subur. Ada enam personel yang diturunkan untuk menyelam dan memungut sampah ke dasar laut wilayah konservasi terumbu karang Pulau Gosong Abdya. Dimana sampah-sampah tersebut sengaja dibuang secara sembarang oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggungjawab sehingga membuat keindahan pantai menjadi rusak.

Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kasatpolair Iptu Robert Hutahayan kepada wartawan mengatakan, upaya pembersihan pantai dari ragam jenis sampah itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bersama, sehingga budaya membuang sampah pada tempatnya dapat terus membudaya dan membuat lingkungan menjadi bersih serta sehat.

“Kegiatan ini juga telah menjadi kegiatan rutin Satpolair Abdya. Semua sampah non organik juga sampah organik kami pilih agar kebersihan pantai tetap terjaga,” ujarnya.

Kegiatan ini dilakukan mengingat masih masih kurangnya kepedulian kalangan masyarakat dengan membuat sampah sembarangan seperti di kawasan pantai, dalan saluran air termasuk membuang sampah ke dalam laut. Sudah seharusnya yang menjaga alam itu merupakan kewajiban bersama tanpa kecuali.

Ditambahkan, selain melakukan pemungutan sampah di kawasan pantai, Satpolair Abdya juga dibantu personel Shabara, TNI AL serta unsur terkait lainnya.  Rutinitas tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan oleh Satpolair Abdya khususnya. Kegiatan ini dapat didukung oleh semua unsur agar dapat meningkatkan kesadaran akan bahaya sampah non organik seperti sampah berbahan pelastik dimasa akan datang. (ag)