Bupati Abdya Lantik Puluhan Pejabat Eselon III

Bupati Lantik Abdya Puluhan Pejabat Eselon III
Foto: analisisnews.com/agus s DILANTIK: Puluhan pejabat eselon III secara resmi dilantik oleh Bupati Abdya, Akmal Ibrahim di gedung DPRK setempat, Kamis (1/7/2021).

BLANGPIDIE-Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim, Kamis (1/7/2021) secara resmi melantik 55 pejabat eselon III dijajaran Pemkab setempat. Pejabat eselon III yang dilantik itu akan mengisi jabatan Sekretaris, Kabid dan Kabag pada sejumlah SKPK. Selain melantik puluhan pejabat III, Bupati Abdya juga mengukuhkan 10 pejabat eselon III yang selama ini memang telah mengemban jabatan tersebut. Sementara itu, 9 pejabat lainnya ditempatkan sebagai stat biasa pada sejumlah SKPK.

Usai pengambilan sumpah, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim mengucapkan selamat kepada para administrator yang sudah dilantik dengan berbagai macam pertimbangan yang matang. Dia juga meminta maaf untuk kalangan internal yang belum mendapatkan promosi. Jika dibandingkan daerah lain Pemkab Abdya dibawah kepemimpinannya paling jarang melakukan mutasi.

Ditambahkan, sebelumnya dia pernah meminta Wakil Bupati, Sekda dan BKPSDM untuk menyusun mutasi eselon III dalam jangka waktu satu bulan. Dalam penyusunan itu, ada calon eselon III yang diminta secara beramai-ramai oleh kepala dinas. Dia menilai bahwa orang itu cerdas dan mampu serta dia mengucapkan selamat. Kemudian, ada juga yang ketika ditawarkan menjadi eselon III justru diam dan biasa saja tanpa berkomentar sedikit pun. Bahkan ada sebagian kecil lagi kalau ditawarkan ke kepala dinas, satupun tidak yang mau.

“Bahkan yang saya tawarkan juga tidak mau, termasuk yang disodorkan teman-teman saya juga ditolak. Malahan ada kepala dinas yang mengancam, kalau dia ditempatkan ke dinas saya, lebih baik saya mundur saja,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, pejabat harus punya kelasnya masing-masing. Jadi mesti menyesuaikan saja dan bagaimana cara membawa diri. “Hampir semua Kepala SKPK itu punya gambaran orang yang akan bisa diajak bekerja sama. Intinya loyalitas diperlukan dan posisinya lebih utama. Kepala dinas merupakan perpanjangan tangan dari Bupati. Makanya para pejabat eselon III harus mengikuti perintah kepala dinas untuk mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati.

Dalam proses pelantikan yang berlangsung di gedung DPRK Abdya iktu, Bupati sempat menyinggung Inspektorat Abdya untuk senantiasa menjadi mata dan telinga bupati serta dapat menjalankan tugas sesuai tupoksi yang sudah ditetapkan.

“Inspektorat bukan penyidik juga bukan mencari salah-salah pegawai. Cukup sedih kalau ada auditor mencari kesalahan pegawai. Tugas anda jalankan sesuai dengan undang-undang untuk mencari solusi dan pengawasan. Kalau ada pegawai yang salah, berarti kegagalan inspektorat yang kurang melakukan pembinaan serta pengawasan dari awal,” paparnya.

Dia juga menemukan banyak pejabat yang tidak mau berkonsultasi dengan inspektorat. Jangan ketika sudah menjadi masalah besar, baru kewalahan. Kalau ada auditor cari kesalahan orang, hari ini dapat laporan besok langsung dimutasi. Informasi yang diperoleh wartawan, pada siangnya, sekira pukul 14.30 WIB juga akan dilakukan mutasi untuk 156 pejabat eselon IV di lokasi yang sama. (ag)