Terkait Persiapan MTQ di Bener Meriah Mulai Rampung

Idul Fitri 1442 H, Pemkab Bener Meriah Keluarkan Himbauan Ini
Analisisnews.com/Junaidi. Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah Taslim S.Ag.,M.Sos.

REDELONG : Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Syariat Islam setempat terus mematangkan persiapan menghadapi MTQ Ke-35 di kabupaten Bener Meriah. Komitmen panitia pelaksana, kegiatan ini akan dilangsungkan pada 13 sampai 23 November 2021 mendatang.

Kesiapan Pemkab Bener Meriah ini seperti terus menyiapkan kematangan peserta, dan juga proses kegiatan MTQ itu sendiri.

“Untuk peserta di Bener Meriah bisa dikatakan sekitar 70 persen sudah siap,” kata Taslim S.Ag,.M.Sos kepada analisisnews.com, Selasa (6/7/2021).

Kesiapan tersebut menurut Taslim, tidak lepas dari Training Center (TC) yang telah dilakukan beberapa waku lalu belakangan di Bener Meriah dengan menghadirkan pelatih dari provinsi.

Selain itu juga, pada kesempatan TC itu juga sekaligus melakukan evaluasi terhadap para peserta yang hadir, yang kemudian kembali melakukan TC lagi hingga beberapa kali kedepan sampai dengan tuntas.

“Dalam perencanaan kita bulan 10 atau bulan 9 nanti kita TC di Banda Aceh, sekaligus evaluasi akhir yang menentukan peserta kabupaten Bener Meriah, sekaligus Try Out (uji coba) dengan beberapa Kabupaten/Kota yang akan dilaksanakan di Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Analisisnews.com/Junaidi. Sekda Bener Meriah sedang membuka pelatihan atau Training Center (TC) MTQ untuk peserta Bener Meriah di Rembele Cafe.

Selain dari peserta atau Kafilah ini, Kadis Syariat Islam ini menjelaskan beberapa kepentingan lainnya dalam menghadapi MTQ Provinsi ini seperti persiapan Podium Utama, rumah inap atau pondok para peserta dan panitia.

Sementara itu untuk kesiapan kegiatan, Taslim menyampaikan telah melakukan komunikasi dengan beberapa Dinas terkait untuk melakukan beberapa persiapan-persiapan.

“Seperti perhubungan, keamanan, Lingkungan Hidup, Kominfo, Sekdakab, itu juga sudah ada masing-masing bagian, tinggal actionnya saja dan tinggal menunggu anggaran,” ucap mantan Kabag Umum Sekdakab ini.

Selain itu berkaitan dengan penginapan peserta dan panitia masing-masing Kabupaten, pihaknya telah mempersiapan sebanyak 50 tempat atau rumah inap. Kendati demikian, Taslim menerangkan persiapan semua rumah itu juga menunggu verifikasi dari Provinsi apakah rumah tersebut layak digunakan atau tidak.

Kemudian setelah tindak lanjut itu, ia menyampaikan beberapa dinas terkait akan melakukan rancangan dan kesiapan terhadap berlangsungnya MTQ ini. Seperti Lingkungan hidup akan kebersihannya, perhubungan dengan parkirnya, PDAM dengan airnya, Dinas PU dengan tata kelola tamannya.

“Seperti tanaman bawang, cabe-cab, itu juga akan kita lengkapi di masing-masing rumah kafilah atau peserta,” pungkas Taslim.

Informasi lainnya dari kegiatan ini adalah penempatan podium utama dari MTQ ini sedang tahapan pelelangan di Banda Aceh. Pihaknya menjelaskan, jika tidak memungkinkan pada pilihan pertama ini dilakukan di Media Center, maka pihaknya akan melangsungkan panggung utama di lapangan Sengeda, lapangan Pacuan Kuda.

“Kalau memang tidak memungkinkan panggung utama di gedung tersebut, maka kita sudah mempunyai alternatif kedua yaitu di lapangan Pacuan Kuda.”

“Kenapa kita memilih di lapangan Pacuan Kuda, karena lapangan Pacuan Kuda pertama lapangan luas, parkir juga memungkinkan, lahannya luas, kemudian untuk penonton juga sudah ada tribun yang telah tersedia, kemudian pedagang-pedagang juga bisa lebih lenggang,” tambah Taslim.

Tidak hanya itu, pihak panitia Pemkab Bener Meriah juga telah memanajemen tempat arena khususnya 9 arena yang berharap berdekatan dan tidak terlalu jauh dari arena/panggung utama.

Disamping itu berlangsungnya kegiatan ini semua, ada capaian lain yang diharapkan oleh Pemerintah Bener Meriah khususnya untuk masyarakat kabupaten berselimut kabut ini, yaitu adanya peningkatan ekonomi masyarakat.

“Tidak terlepas dari harapan Bupati, Abuya, beliau sekarang sedang sakit, mudah-mudahan cepat sembuh. Harapan beliau adalah, bahwa kegiatan ini harus sukses di kegiatan dan harus sukses di hasil,” ungkap Taslim berharap.

“Kemudian selain itu juga, dengan adanya kegiatan ini bisa mendongkrak ekonomi masyarakat, kerjasama dari pedagang-pedagang diharapkan untuk menyemarakkan acara ini.” Demikian tutup Taslim.

(JUN)