Peringatan Milad Partai Aceh ke-14, Baharuddin Sampaikan Ini

Analisisnews.com/Junaidi. Pengurus PA DPW Bener Meriah berfoto bersama.

REDELONG :  Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (PA) Kabupaten Bener Meriah menyelenggarakan kegiatan perayaan Milad Partai Aceh (PA) ke-14 di gedung Pusaka Linge Bale Atu. Rabu (07/06/2021). 

Ketua Umum DPP Partai Aceh Muzakir Manaf melalui sambutannya yang dibacakan oleh Ketua Umum DPW Partai Aceh Bener Meriah Tgk Baharuddin Usman mengatakan saat ini Partai Aceh sudah memasuki babak baru dalam perjalanannya. Disebutkan, umur 14 tahun ini juga telah mengubah Partai Aceh baik secara fisik maupun secara psikologis.

“Perubahan yang saya maksud disini lebih pada perubahan yang lebih mendewasakan, dimana kita saat ini menyadari ternyata perjuangan terhadap implementasi MoU Helsinki ternyata tidak bisa berdiri sendiri, tetapi juga harus dibarengi dengan perjuangan Kesejahteraan Rakyat Aceh yang nyata,” kata Baharuddin.

Sebelumnya, lanjut Baharuddin, kita faham bahwa tujuan didirikannya Partai Aceh adalah untuk memperjuangkan butir-butir MoU Helsinki agar dapat terealisasi seutuhnya, tegasnya.

Baharuddin menyebutkan, pihaknya menyadari usai adanya perdamaian, perjalanan pemerintahan Aceh hanya akan dapat berjalan baik dan maju bila MoU Helsinki dijalankan sepenuhnya oleh para pihak (RI dan GAM).

Termasuk didalam kategori baik tersebut adalah kesejahteraan rakyat Aceh, “akan tetapi ternyata kondisi rakyat Aceh pasca konflik sudah terpuruk sangat dalam, sehingga untuk menunggu kesejahteraan setelah terimplementasinya seluruh poin MoU Helsinki membutuhkan waktu yang sangat lama sedangkan rakyat tidak bisa kita ajak bersabar dalam kondisi serba kekurangan dan kesusahan,” tandasnya.

Ia melanjutkan, pada akhirnya pihaknya berharap proses pendewasaan yang mengiringi umur 14 tahun Partai Aceh dapat kembali membuatnya berjaya dan mendapat kepercayaan rakyat Aceh pada pemilu mendatang.

“Kondisi Aceh saat ini ketika dipegang oleh orang-orang yang bukan dari kader Partai Aceh, telah membuat rakyat Aceh terpuruk lebih dalam lagi, kekacauan-kekacauan yg terjadi seharusnya dapat dihindari akan tetapi seolah-olah dibiarkan oleh para penguasa Aceh saat ini demi keuntungan pribadi,”ungkapnya.

Melalui kesempatan tersebut ia juga menyampaikan perintah kepada seluruh kader-kader Partai Aceh yang sedang menduduki jabatan politik baik di DPRA, DPRK dan Bupati/walikota agar melakukan segala upaya untuk melawan kezaliman tersebut. 

“Dan juga bagi seluruh kader serta simpatisan kedepan dapat bekerja lebih maksimal lagi utk memenangkan Partai Aceh terutama pada pemilu 2024 yang akan datang,” tutupnya

Pantauan media ini, kegiatan peringatan Milad tersebut juga diisi dengan doa bersama dan santunan anak yatim. (Rel)