Kepala MIN 13 Bener Meriah Ajak Guru Dan Masyarakat Raih Prestasi

REDELONG : Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 13 Bener Meriah Lasma Farida, S.Ag, M.,Pd mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama guru sebagai pendidik agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial digital.

Ajakan tersebut disampaikan Lasma Farida dalam seminar yang bertajuk Literasi Digital Tahun 2021 yang dilaksanakan Kementerian Komunikasi dan informatika (Kominfo) secara virtual, Rabu (14/07/2021).

Dalam kesempatan itu penulis novel Cut Nyak Lahore menyampaikan materi dengan topik bahasan Digital Ethics yaitu kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menyadari, sehingga dapat menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan dan mengembangkan serta menata pengelolaan digital kata Lasma Farida

Lebih lanjut Lasma Farida mengatakan, dalam menggunakan media sosial digital harus diimbangi dengan niat, sikap, perilaku yang sopan demi kebaikan bersama meningkatkan mutu pendidikan. Etika dalam berjejaring sosial juga harus diterapkan dalam menghargai karya orang lain, terutama bagi guru dan tenaga kependidikan harus mampu membedakan antara informasi resmi dengan berita hoax yang sengaja disebar oleh orang yang tidak bertanggung jawab, tambah wanita yang kini sedang sibuk dalam penyelesaian akhir novel Cut Nyak Lahore edisi ke 2.

Untuk itu menjadi pendidik cerdas dan cakap digital tidak gagap teknologi yang diperoleh melalui literasi islam dan pembelajaran tentang digital ethics, sehingga memiliki etika dalam bermedia sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter maupun Whatsapp dan menggunakan internet lanjut ibu tiga anak itu.

Analisisnews.com/Junaidi. Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 13 Bener Meriah Lasma Farida, S. Ag, M. Pd.

Melalui bekal cakap digital, mampu memilah dan memilih informasi antara yang benar dan hoax, sehingga tidak terjebak dengan ujaran kebencian, pornografi serta konten negatif lainnya. 

“Dengan demikian mampu berinteraksi, berpartisipasi, dan dapat berkolaborasi dalam ruang digital sesuai dengan etika dan regulasi yang ada,” ujar Kepsek MIN 13 Bener Meriah ini.

Peraih coumlude saat menyelesaikan studi megister (S-2) itu menegaskan dewasa ini guru sekaligus pendidik sangat dituntut menguasai teknologi, cakap dan cerdas dalam memanfaatkan media sosial terutama handphone, “artinya jangan sampai media itu yang menguasai guru tetapi gurulah yang harus menguasainya. Apalagi dalam dunia internet semua informasi masuk, maka sebagai guru yang cakap digital jangan sampai salah klik pada informasi yang tidak jelas,” jelas Lasma.

Maka dari itu, lanjutnya lagi, mari manfaatkan digital sebaik mungkin dalam meraih prestasi dan bukan untuk membuat sensasi. 

Bertabayyun dan senyumlah dalam menghadapi perkembangan zaman, karena keberadaan jejaring sosial tidak dapat ditolak, “karena itu mau tidak mau guru harus memiliki jejaring sosial,” ajak Lasma yang baru 6 bulan menjabat kepala MIN 13 Bener Meriah di Batin Baru ini. (Jun)