Turham AG Ajak Komite dan Orang Tua Memajukan Sekolah Melalui Program Parenting Education

Analisisnews.com/Junaidi. Turham AG, S. Ag., M.Pd (kiri) menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Tentang Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Bener Meriah di Aula Gedung Empu Beru, Kamis (15/07/2021).

REDELONG : Turham AG, S. Ag., M.Pd mengajak komite dan para orang tua peserta didik serta seluruh masyarakat umumnya untuk lebih meningkatkan lagi peran sertanya dalam memajukan sekolah/madrasah melalui program Parenting Education, sebab dalam penyelenggaraan pendidikan selain tenaga pendidik, masyarakat juga diberikan ruang berperan serta.

“Berdasarkan hasil observasi selama ini sepertinya komite, orang tua peserta didik maupun masyarakat seperti tidak memiliki peran apa-apa, oleh sebab itu perlu meningkatkan pemahaman tentang fungsinya sebagai salah satu komponen yang harus ikut berperan dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah/madrasah,” kata Turham.

Ajakan tersebut disampaikan Dosen IAIN Takengon itu ketika menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Tentang Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Bener Meriah di Aula Gedung Empu Beru, Kamis (15/07/2021).

Acara yang digelar oleh MPD selama dua hari (Rabu-Kamis) itu Turham AG menyampaikan materi dengan judul, “Urgensi Orang Tua dalam Memahami Fungsi Tiga Komponen Pendidikan dan Program Parenting Education”. 

“Seyogyanya dalam penyelenggaraan pendidikan tidak boleh terlepas dari tiga komponen yang harus sinkron antara sekolah/madrasah dengan orang tua maupun komite perlu bersinergi sesuai peran dan fungsinya yang selama ini masih terkesan lemah,” jelasnya lagi.

Selain itu, Turham AG yang juga pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Bener Meriah bidang Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an (KTIQ) itu menambahkan, dalam realisasinya sekolah/madrasah di Bener Meriah sepertinya masih berjalan sendiri tanpa melibatkan peran orang tua peserta didik maupun komite, demikian juga dengan orang tua peserta didik dan komite memberi kesan seolah-olah tidak peduli dengan keadaan sekolah/madrasah tempat anaknya mencari ilmu.

“Padahal jika dicermati Permendikbud No. 75/2016 dan PMA No. 16/2020 telah mengatur peran serta masyarakat dalam pendidikan khususnya orang tua peserta didik dan komite, tetapi nampaknya regulasi tersebut tidak pernah dibicarakan sama sekali oleh pihak sekolah maupun orang tua peserta didik, bahkan Dinas pendidikan maupun Kemenag juga masih belum menyentuh pembicaraan ke arah itu,” tegas mahasiswa program Doktor (S-3) UIN Sumatera Utara itu. 

Atau bisa jadi, lanjutnya, karena mereka tidak memahami semua regulasi itu sehingga menganggap bukan sesuatu yang relevan dan urgen untuk dibicarakan, sementara  Permendikbud No. 75/2016 dan PMA No. 16/2020 dikeluarkan pemerintah untuk membantu sekolah/madrasah dalam memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan sebagaimana dimaksud Permendikbud No. 28/2016 kata ayah tiga anak itu .

Lebih lanjut Komisioner MPD ini menyampaikan, untuk memadukan power dari tiga komponen yang menjadi warga sekolah/madrasah dalam memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan, dapat dilakukan melalui suatu program yang dibuat sekolah/madrasah dinamakan parenting education. 

“Melalui program parenting education tersebut diharapkan akan mampu mensinergikan ketiga komponen pendidikan dimaksud yang dilakukan melalui  suatu proses kerja sama untuk menjembatani kepentingan dan keinginan orang tua dengan pihak sekolah, dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan dan karakter peserta didik,” pesan Turham, akrab disapa Aman Melan itu.

Sebab bagaimanapun orang tua memiliki peran fungsi sangat penting dan cukup berpengaruh dalam pendidikan anak serta dapat menjadi pengamat tidak langsung terhadap program dan kegiatan sekolah. 

“Orang tua juga dapat menjadi mitra diskusi pendidikan tentang kemajuan, peningkatan, kebutuhan dan capaian prestasi anak disekolah.” Demikian pungkas Turham AG mantan Sekretaris KNPI ini. (Jun)