Sempat Kabur, Satu Napi Lapas Kelas IIB Blangpidie Serahkan Diri

Sempat Kabur, Satu Napi Lapas Kelas IIB Blangpidie Serahkan Diri
Stepen bin Pantomex (49) satu dari delapan narapidana (napi) Lapas Kelas IIB Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang sempat kabur pada Jumat (16/7/2021) lalu menyerahkan diri

BLANGPIDIE-Stepen bin Pantomex (49) satu dari delapan narapidana (napi) Lapas Kelas IIB Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang sempat kabur pada Jumat (16/7/2021) lalu menyerahkan diri. Informasi yang diterima wartawan, Kamis (22/7/2021), Stepen yang merupakan napi kasus sabu asal Keude Blang Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Besar itu menyerahkan diri ke pihak berwajib di kampung halamannya pada Selasa (20/7/2021) lalu.  Stepen datang ke Polsek Bandar Raya Poltabes Banda Aceh didampingi saudara kandungnya.

“Benar ada satu napi yang telah menyerahkan diri dan telah diamankan kembali. Tadi malam telah kami terima dari Reskrim Polres Abdya,” ujar Kalapas Blangpidie, Akhmad Widodo kepada wartawan.

Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan di ruang tahanan khusus dan kuncinya dipegang langsung oleh Kalapas. Pengetatan itu dilakukan guna menghindari penganiayaan dari para napi lain. Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan TNI Polri, bahkan hingga kini masih terus memburu sisa napi lainnya yang kabur. Dia juga berharap kepada masyarakat agar melaporkan ke pihak yang berwajib jika melihat dan mengetahui keberadaan tujuh buronan napi lainnya.

Hingga saat ini terdapat tujuh sisa napi Lapas Kelas IIB Blangpidie yang kabur dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yakni Jun Faisal Bin Abdul Manan kasus pencabulan anak hukuman 8 tahun,  Faijar Bin Sofyan kasus sabu hukuman  6 tahun, Irwansyah alias Si wan Bin Hasbi kasus sabu hukuman  7 tahun, Mahfud Bin Alm M. Puteh kasus sabu hukuman 16 tahun, Muhammad Arief Bin Nazir Ibrahim, kasus sabu hukuman 11 tahun, Muksalmina Bin Abdullah kasus sabu hukuman 8 tahun dan Rusli Alias Pakboi Bin Hasboh kasus sabu hukuman 8 tahun.

Seperti diketahui, sebanyak sembilan orang napi Lapas Kelas IIB Blangpidie kawasan Desa Alue Dama, Kecamatan Setia, Abdya berhasil kabur dari penjara setelah menusuk petugas sipir yang bertugas di Lapas setempat, Jumat (16/7/2021) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada pukul 16.00 WIB, para napi melaksanakan salat Ashar berjamaah di musala yang berada di dalam Lapas. Setelah pelaksanaan salat berjamaah, sekitar sembilan orang napi langsung menuju ke pintu area steril keluar masuk tahanan.

Selanjutnya, para napi mendobrak dan memaksa tahanan pendamping yang menjaga pintu area steril yang saat itu tidak dikunci. Setelah berhasil, para napi langsung berlari ke arah pintu utama dan memecahkan kaca. Dengan pecahan kaca tersebut, salah satu napi melukai para sipir yang sedang piket pada kantor P2U. Gagal menjebol P2U, sembilan napi mendobrak pintu aula yang berfungsi sebagai gudang. Setelah masuk gudang, mereka menggunakan alat yang ada dalam gudang lalu mendobrak jendela dan berhasil kabur.

“Satu orang tertangkap kembali,” ujar Kalapas Kelas II B Blangpidie, Akhmad Widodo.(ag)