Oknum Ketua KIP Abdya Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Judi

Oknum Ketua KIP Abdya Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Judi
Foto: analisisnews.com/agus s BARANG BUKTI: Sejumlah barang bukti dan juga pelaku dalam kasus judi dihadirkan dalam ruang Sat Tipiter Reskrim Polres Abdya, Jumat (10/9/2021)

BLANGPIDIE-SA (49) Oknum Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus judi kartu remi. SA ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan sejumlah pelaku lainnya.

Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Rivandi Permana SH, Kamis (16/9/2021) mengatakan,  penetapan status tersangka terhadap oknum Ketua KIP Abdya tersebut sudah dua hari yang lalu bersama dengan pelaku lainnya.

“SA sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama sejumlah pelaku lainnya dan sedang dalam proses penyidikan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Abdya sempat dihebohkan dengan penangkapan onkum Ketua KIP Abdya oleh Satreskrim Polres setempat di Desa Alue Pisang, Kecamatan Kuala Batee tepatnya dalam kawasan kebun sawit saat bermain judi.

Pasca mendapatkan informasi terkait adanya perjudian itu, Satreskrim Polres Abdya langsung menuju ke lokasi dan mendapatkan 10 pelaku yang tengah asyik bermain judi. Sesaat tiba di lokasi, empat pelaku berhasil melarikan diri, sedangkan enam lainnya berhasil ditangkap dan langsung digelandang ke Mapolres Abdya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pasca enam pelaku berikut barang bukti kami amankan, pelaku SA yang sempat meloloskan diri dan merupakan oknum Ketua KIP Abdya datang menyerahkan diri ke Mapolres sekitar pukul 23.00.

Sedangkan para tersangka lain yang bernasip sama dengan SA diantaranya TN (53), juga seorang PNS warga Kuala Batee. Kemudian, AZ (36), IS (49), TR (45), JN (54) dan SZ (46) juga merupakan warga Kuala Batee yang berprofesi sebagai pedagang, petani dan wiraswasta. Selain tujuh pelaku judi itu, tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam proses pengejaran. Ketiga pelaku itu juga merupakan warga Kuala Batee berinisial SS (45), SR (60) dan CN (45). Namun tidak lama setelah SA menyerahkan diri, dua pelaku lainnya yakni CN dan SR juga ikut menyerahkan diri pada Jumat (10/9/2021) sekira pukul 23:00 WIB malam. Hingga saat ini masih tersisa satu pelaku lagi yaitu SS yang belum tertangkap dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian setempat. (ag)