BPN Jangan Jadi Penghambat Pembagian Eks Lahan HGU PT CA

BPN Jangan Jadi Penghambat Pembagian Eks Lahan HGU PT CA
Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Hendra Fadli

BLANGPIDIE-Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Hendra Fadli Kamis (7/10/2021) mengingatkan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk tidak menjadi penghambat dalam proses pembagian eks lahan Hak Guna Usaha PT Cemerlang Abadi (HGU PT CA) yang berlokasi di kawasan Desa Cot Seumantok Kecamatan Babahrot kabupaten setempat. Maka dari itu, pihaknya mendesak BPN untuk segera mengeluarkan titik koordinat di lahan dimaksud.

“BPN kami desak untuk segera mengeluarkan titik koordinatnya, agar lahan itu bisa segera dibagikan  oleh Bupati Abdya kepada masyarakat. Persoalan PT CA ini hanya tinggal di BPN saja, yang lain tidak ada persoalan,” tegasnya.

Jika titik koordinat itu tidak dikeluarkan, maka bupati tidak bisa mengeksekusi lahan tersebut. Sebab, tidak diketahui dimana batas lahan HGU PT CA yang diperpanjang, lahan plasma dan lahan untuk Tanah Objek Reformasi Agraria (TORA). Pasca keluarnya putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak gugatan PT CA pada 28 September 2020, maka secara otomatis menyetujui SK Nomor: 25/HGU/KEM-ATR/BPN/III/2019 tanggal 29 Meret 2019. Dalam SK itu, berisikan persetujuan perpanjangan izin HGU PT CA atas tanah seluas 2.002,22 hektare ditambah 960 hektare untuk pengembangan petani plasma.

“Dari tanah seluas 4.864,88 hektare yang diajukan perpanjangan HGU PT CA, masih ada usulan perpanjangan HGU yang tidak diperpanjang atas lahan seluas 1.902,66 hektare,” terangnya.

Akan hal itu, tidak ada alasan bagi BPN untuk tidak memberikan titik koordinat terkait batas HGU PT CA. Kalau BPN beralasan belum menerima salinan putusan MA, lantas apakah hasil putusan yang sudah ditayangkan di webside tidak sah. Sudah semestisnya BPN harus berpihak kepada rakyat. Sebab, jika ini terus dibiarkan, dikhawatir sejarah kelam akan terulang kembali di kawasan Babahrot.(ag)