Masyarakat Cerdas dengan Program ‘Aceh Meuadab’

  • Whatsapp
Masyarakat Cerdas dengan Program ‘Aceh Meuadab’
Foto: analisisnews.com/ist RAPAT KERJA: Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama rombongan saat menghadiri rapat kerja MAA di Mata Ie Resort, Kota Sabang Senin (21/02/2022).

BANDA ACEH-Dalam program Aceh Hebat, adat istiadat menjadi program yang disebut dengan slogan ‘Aceh Meuadab’ dan menjadikan masyarakat lebih cerdas. Hal ini menurut Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam rangka melestarikan adat Aceh. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka rapat kerja Mejelis Adat Aceh (MAA) di Mata Ie Resort, Kota Sabang Senin (21/02/2022).

Dikatakan, adat sebagai salah satu program unggulan Pemerintah Aceh menjadi perioritas utama dalam membentuk karakter yang berakhlak mulia. ‘Aceh Meuadab’ mengandung makna mewujudkan masyarakat Aceh yang santun, damai, cerdas dan berakhlak mulia serta menjauhi sikap dan perilaku intoleran, fitnah serta adu domba.

Adat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan kebijakan daerah. Oleh karena itu, tidak hanya menjadi budaya yang selalu dilestarikan, adat juga seiring sejalan dengan kebijakan Pemerintah Aceh yang terus berpedoman terhadap nilai-nilai syariat.

“Kita meyakini dengan pasti, bahwa adat Aceh diilhami dan sejalan dengan syariat Islam, sebagaimana pepatah yang sangat populer menyebutkan, hukom ngen adat hanjeut cree, lagee zat ngen sifeut,” katanya.

Ajaran Islam menjiwai dan memberikan spirit tinggi bagi pelaksanaan adat Aceh. Tidak boleh membenturkan adat Aceh dengan Islam dan tidak boleh terjadi pelaksanaan adat yang bertentangan dengan Islam.

Karena itu dia mengimbau agar MAA aktif membangun jaringan komunikasi yang sinergis dengan segenap unsur pemerintahan, DPRA, LSM dan kelompok masyarakat Aceh dimanapun mereka berada. Dengan demikian, MAA akan lebih eksis dan dikenal oleh masyarakat luas sehingga lebih mudah menyebarkan informasi mengenai nilai-nilai adat Aceh yang multi-kultural, yang mampu membangun spirit power rakyat Aceh untuk menyongsong masa depan lebih baik.

“Selamat mengikuti rapat kerja MAA yang tentu akan menghasilkan kesepakatan untuk menjadikan adat Aceh sebagai identitas dan spirit yang membawa Aceh sebagai daerah yang bermartabat di negara kita ini,” pungkasnya. (adv)

Pos terkait