Diskop UKM Perindag Abdya Gelar Pasar Murah

  • Whatsapp

BLANGPIDIE-Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) kabupaten setempat bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Aceh menggelar pasar murah selama empat hari berturut-turut.

Kepala Diskop UKM Perindag Abdya, Amri AR ST kepada wartawan, Selasa (29/3/2022) mengatakan, pasar murah tersebut digelar untuk meringankan beban masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah. Selain itu juga untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok masyarakat. Pelaksanaannya dilakukan pada empat kecamatan dalam kabupaten setempat yakni di Kecamatan Lembah Sabil, Tangan-Tangan, Setia dan Kecamatan Babahrot.

“Untuk Kecamatan Lembah Sabil telah dilaksanakan pada Senin (28/3/2022) kemarin. Hari ini di Kecamatan Tangan-Tangan. Dilanjut Rabu (30/3/2022) di Kecamatan Setia, terakhir hari Kamis (31/3/2022) di Kecamatan Babahrot. Tujuan pelaksanaan pasar murah ini untuk membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah akibat penyebaran Covid-19 juga dalam rangka menyambut Ramadan 1443 hijriah,” ujarnya.

Masyarakat yang akan berbelanja tetap mengikuti protokol kesehatan, menjaga jarak, menyediakan tempat sabun cuci tangan, hand sanitizer, tisu dan selalu menggunakan masker. Melalui program pasar murah ini, Abdya mendapat jatah bahan pokok berupa beras sebanyak 6.000 kilogram, 8.350 kilogram gula pasir, 8.800 liter minyak goreng, 1.000 kilogram tepung, dan 30.200 butir telur ayam.

Untuk harga beras pada pasar murah ini dijual Rp 85.000 per sak isi 10 kilogram, gula pasir Rp 12.500 per kilogram, minyak goreng Rp 18.000 per liter, tepung Rp 8.500 per kilo, dan Rp 35.000 telur ayam per papan isi 30 butir.

Dia berharap, dengan terlaksananya pasar murah itu, akan mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok. Apalagi beberapa item bahan pokok tersebut sangat dibutuhkan untuk persiapan menyambut Ramadan yang tingga beberapa hari lagi.(ag)

Pos terkait