Masjid Agung Abdya Siapkan Menu Berbuka Selama Ramadan

  • Whatsapp
Masjid Agung Abdya Siapkan Menu Berbuka Selama Ramadan
Masjid Agung Baitul Ghafur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)

BLANGPIDIE-Masjid Agung Baitul Ghafur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak hari pertama pelaksanaan puasa Ramadan 1443 hijriah kembali menyediakan menu berbuka puasa bagi warga dan musafir. Ragam menu berbuka yang disiapkan secara gratis itu akan berlangsung selama pelaksanaan ibadah puasa Ramadan berlangsung.

Zainuddin salah seorang jemaah masjid, Senin (4/4/2022) mengapresiasi dan menyambut baik program Masjid Agung Baitul Ghafur melalui Pemkab Abdya yang menyiapkan ragam menu berbuka seperti kuah beulangong (gulai kambing), lauk pauk, takjil dan menu lainnya.

“Program ini sangat membantu warga yang kurang mampu termasuk musafir. Semoga menjadi ladang amal bagi semua pihak yang terlibat dalam menyiapkan menu berbuka ini,” ujarnya.

Secara terpisah Bupati Abdya, Akmal Ibrahim mengatakan, menu buka puasa dan sahur yang disediakan setiap hari adalah nasi lengkap dengan lauk pauk. Bahkan, pihaknya juga menyediakan lima wajan berukuran besar kuah beulangong untuk masyarakat dan musafir. Satu wajan akan diisi oleh Dinas Syariat Islam, satu lagi disediakan oleh satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) Pemkab Abdya secara bergiliran, dua wajan kuah beulangong disediakan oleh Bank Aceh dan satunya lagi dari Bupati Abdya. Akan hal itu dia mengajak, para musafir dan warga sekitar masjid untuk berbuka puasa di Masjid Agung Baitul Ghafur dan kemudian menunaikan salat berjamaah.

Bagi masyarakat yang berkinginan memberikan sedekah takjil, akan diterima langsung Badan Kemakmuran Masjid dan disajikan kepada musafir dan masyarakat yang berbuka di masjid setiap  hari.

Seperti diketahui, masjid milik Pemkab Abdya ini diresmikan pemakaiannya oleh Bupati Akmal Ibrahim pada 11 Februari 2020 lalu, berdiri di atas lahan seluar 2,4 hektare.  Konstruksi bangunannya yang pundamental menjadikan  Masjid Agung Baitul Ghafur sebagai kebanggaan masyarakat Kabupaten Abdya.  Keberadaan masjid dengan ukuran bangunan 60 x 80 meter itu semakin diminati jemaah untuk menunaikan salat lima waktu secara berjamaah. Masjid yang berdiri tidak jauh dari aliran sungai Krueng Beukah ini juga mulai berkembang menjadi salah satu tujuan wisata religi di Abdya.(ag)

Pos terkait