Sejumlah Himbauan PLN Janarata Saat Mudik Lebaran 2022

  • Whatsapp

REDELONG: Aktivitas masyarakat setiap menjelang perayaan Idul Fitri sudah dapat dipastikan meningkat, hal itu dikatakan Ricky Gunawan Manenjer Unit Layanan Pelanggan ( ULP ) PLN Janarata Pondok Baru Kecamatan Bandar, Bener Meriah saat dikonfirmasi sejumlah jurnalis di ruang kerjanya pada Rabu (27/4/2022).

Menurut Ricky, kegiatan mudik beberapa hari di kampung halaman membuat rumah kosong, hal itu sudah menjadi kebiasaan mayarakat dalam memanfaatkan liburan lebaran.

Bacaan Lainnya

“Ada hal penting yang harus diperhatikan masyarakat yang hendak berkegiatan mudik. Yakni, menjaga keamanan listrik di rumah sebelum ditinggalkan kosong hingga beberapa hari ke depan. Salah satunya adalah mencabut colokan listrik yang tidak perlu, atau lupa mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan listrik,” kata Ricky kepada Analisisnews.com.

“Pada saat mudik otomatis rumah yang ditinggalkan akan kosong untuk sementara waktu, jangan lupa instalasi dalam rumah seperti stop kontak atau colokan dimatikan atau dicabut,” pesannya.

Maraknya kasus kebakaran beberapa hari belakangan ini di Bener Meriah dan dikaitkan dengan korsleting listrik. Ricky menjelaskan, korsleting listrik bukanlah satu-satunya pemicu terjadinya kebakaran, melainkan perlu diperhatikan pemicu lainnya.

“Pertama pemasangan instalasi yang tidak benar atau tidak memenuhi standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Kedua, penggunaan atau pengoperasian perlengkapan atau pemanfaatan listrik yang tidak benar atau tidak memenuhi standar,” kata Ricky Gunawan di ruang kerjanya.

Ricky Gunawan Manenjer Unit Layanan Pelanggan ( ULP ) PLN Janarata Pondok Baru Kecamatan Bandar, Bener Meriah

Penyebab kebakaran yang ketiga adalah pemanasan lebih karena beban atau arus lebih (over load), maupun hubung singkat yang mengakibatkan kerusakan isolasi kabel.

“Kebakaran karena listrik juga bisa diakibatkan adanya arus lebih ataupun hubung singkat atau pendek pada kabel yang tadinya, misalnya diakibatkan oleh isolasi dari kabel. Kabel terkelupas, akibat digigit tikus, terbuka, di sekitarnya ada benda-benda mudah terbakar, ada hubung singkat terjadilah percikan api dan membakar benda di dekatnya yang mudah terbakar,” jelasnya.

Penyebab keempat, yakni penyalahgunaan tenaga listrik, misalnya mencantol listrik, mengutak-atik kWh meter, dan pemakaian listrik tidak sah.

Ricky Gunawan mengingatkan pelanggan untuk berhati-hati terhadap sejumlah hal yang dapat menyebabkan terjadinya hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Selanjutnya, penggunaan steker menumpuk dalam satu stop kontak dan penggunaan kabel yang tidak sesuai kapasitas arusnya juga berpotensi menyebabkan korsleting.

“Stop kontak ini juga hati-hati ya yang terkena air. Misalnya, stop kontaknya di teras atau terkena percikan air di masa pusim hujan ini. Terakhir, jangan lupa menambahkan token listrik bagi pengguna prabayar atau membayar rekening listrik, sehingga mudik menjadi aman dan mudik merasa nyaman,” tutup Ricky Gunawan. (Rahman)

Pos terkait