Peringati Hari Lingkungan Se-Dunia, Komunitas Sahabat Hijau Banda Aceh Edukasi Sampah Kepada Masyarakat

  • Whatsapp
Ig Komunitas Sahabat Hijau Banda Aceh.

BANDA ACEH – Bertepatan dengan memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia, Komunitas Sahabat Hijau Banda Aceh sosialisasikan edukasi sampah dan penghijauan kepada masyarakat Banda Aceh.

Sosialisasi tersebut berlangsung di lapangan Blang Padang, Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh pada Minggu (5/6/2022) kemarin.

Bacaan Lainnya

Ketua Komunitas Sahabat Hijau, Risna mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai ajang Less Waste Event di Blang Padang. Ia menambahkan, kegiatan itu merupakan kegiatan kampanye tentang lingkungan dan sampah.

“Yang meliputi kegiatan Edukasi dan Sosialisasi pemilahan sampah yang bisa di daur ulang secara langsung ke masyarakat, serta patroli sampah di sekitar masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan,” kata Risna.

Dari itu pihaknya menyediakan posko pemilahan sampah di salah satu pusat keramaian di Banda Aceh itu, sehingga bisa memberikan praktek secara langsung kepada masyarakat terkait jenis-jenis sampah yang bisa dipilah.

Komunitas Sahabat Hijau ini sudah bergerak sejak 2014 dan hingga sekarang masih aktif dan bergerak menjalankan kegiatan yang berfokus pada Penghijauan dan Persampahan.

“Hal itu bertujuan untuk mengurangi beban volume sampah residu yang dibawa ke TPA,” ujarnya.

Risna juga menyebutkan, komunitas satu ini juga melakukan kerja sama dengan DLHK3 Kota Banda Aceh. Dengan kerja sama tersebut, sampah yang dapat didaur ulang kemudian menjadi ladang pendapatan masyarakat.

Dari itu ia mengharapkan kepada masyarakat Aceh secara umum agar mendukung dan berpartisipasi dalam memilah sampah sesuai jenisnya.

“Harapannya kepada masyarakat Aceh umumnya agar bisa memilah sampah sesuai dengan jenisnya, bijak dalam mengelolanya dan bisa mengurangi maupun membatasi penimbulan sampah terutama sampah jenis plastik yang sekarang semakin bertambah volumenya serta isu-isu lingkungan yang berbahaya terhadap sampah plastik yang belum teratasi dengan baik,” pungkasnya.

Pos terkait