Pemkab Abdya Lepas Keberangkatan 23 JCH

  • Whatsapp
Pemkab Abdya Lepas Keberangkatan 23 JCH
Foto: analisisnews.com/agus s PELEPASAN: Suasana pelepasan keberangkatan 23 JCH Abdya ke Tanah Suci Mekkah di halaman Masjid Agung Baitul Ghafur, Jumat (17/6/2022).

BLANGPIDIE-Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (17/6/2022) secara resmi melepas keberangkatan 23 Jemaah Calon Haji (JCH) ke Banda Aceh dan selanjutnya bertolak ke Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam ke lima dan tergaung dalam kloter lima bersama dengan JCH dari kabupaten/kota lainnya di Aceh. Pelepasan JCH tersebut berlangsung di Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya serta turut disaksikan sejumlah pejabat daerah hingga keluarga JCH.

Mewakili Bupati Abdya, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Pertanian Setdakab Abdya, Ir Muslim, MSi dikesempatan itu meminta kepada para jemaah untuk selalu menjaga kesehatan selama berada di tanah suci. Agar dalam menjalankan ibadah akan terlaksana dengan baik dan mendapat haji mabrul.

Dikatakan, suhu udara di tanah suci tidak sama dengan Abdya. Maka dari itu, jagalah kesehatan selama disana dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Dia berharap kepada para jemaah ketika sudah tiba di tanah suci untuk mendoakan Kabupaten Abdya agar tetap aman, damai, sejahtera dan terhindar dari malabahaya.

Terakhir dia berpesan kepada para keluarga jemaah untuk senantiasa ikhlas dan berbahagia melepas sanak keluarganya ke tanah suci untuk beribadah. Semoga para jemaah itu nanti, tiba ke tanah suci dengan selamat dan kembali ke Abdya dengan membawa keberkahan amal ibadah selama berada di tanah suci.

“JCH yang diberangkatkan sebanyak 23 orang yang terdiri dari 15 JCH perempuan dan 8 JCH laki-laki. Kedepan diharapkan kuota JCH Aceh dan Abdya khususnya bisa bertambah,” imbuhnya.

Sebelumnya, 23 JCH Abdya ini telah dipeusijuk atau tempung tawar yang merupakan sebuah prosesi adat hingga saat ini masih dipertahankan. Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya Salman Alfarisi ST menyampaikan dari 61 JCH, hanya 23 yang bisa diberangkatkan. Harusnya, tahun ini ada 61 jamaah yang akan berangkat. Karena faktor usia dan meninggal dunia, hanya 23 yang bisa diberangkatkan.

Menurutnya, 23 JCH ini telah terpilih dan terhindar dari segala macam hal yang memungkinkan untuk tertunda keberangkatan. Tentu hal tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk dipergunakan sebaik mungkin.

“Jaga kekompakan ketika berada di tanah suci dan saling membantu dengan sesama. Disana yang tua akan menjadi beban bagi yang muda, yang sakit akan menjadi beban bagi yang sehat, jaga kesehatan agar memperoleh haji yang mabrur,” ungkapnya. (ag)





Pos terkait