MTQ Cabang KTIQ Akan Memasuki Babak Final

  • Whatsapp
FOTO: Ketua Dewan Hakim KTIQ, Dr Husna Amin MH

REDELONG – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-XXXV (35) yang berlangsung di Kabupaten Bener Meriah tampak berjalan baik dan lancar.

Beberapa di antara cabang yang diperlombakan kini sudah memasuki babak semifinal dan bahkan babak final, salah satunya Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

Bacaan Lainnya

Ketua Dewan Hakim KTIQ, Dr Husna Amin MH menerangkan, KTIQ ini merupakan makalah yang ditulis para peserta secara tematis untuk menjawab persoalan-persoalan yang berkaitan dengan ayat-ayat Al-Quran.

“Bagaimana Al-Quran itu bisa menampakkan jawaban mengenai persoalan-persoalan yang ada di dalam masyarakat,” kata Husna saat dihubungi media ini, Selasa (21/6/2022).

Meskipun demikian, Husna menjelaskan bahwa dalam KTIQ ini terdapat tiga bentuk polarisasi penilaian makalah oleh Dewan Hakim. Pertama Dewan Hakim melihat dari bobot materi, kedua dari kaidah dan gaya bahasa, serta ketiga dari logika dan organisasi pesan.

Pada minggu lalu, lanjutnya, telah dilakukan proses babak penyisihan yang diikuti oleh 39 peserta putra putri. Mereka diberi kesempatan menulis makalah semenarik mungkin dengan waktu 8 jam untuk melahirkan 12 orang yang akan masuk ke babak semifinal.

“Dari babak penyisihan itu, pada hari Senin khusus satu hari Dewan Hakim memeriksa dan menilai makalah yang telah ditulis oleh 39 peserta. Sehingga dari penilaian itu terjaring 12 orang yang akan memasuki babak semifinal yang akan berlangsung pada Selasa, 21 Juni,” kata Ketua Dewan Hakim KTIQ.

Selain mengenai babak semifinal, lanjut Husna, juga menjelaskan secara panjang lebar mengenai perbedaan perlombaan dengan perlombaan sebelumnya.

“KTIQ tahun ini jauh berbeda dengan perlombaan sebelumnya terutama pada sisi kualitas tulisan dari peserta itu sudah meningkat dalam hal logika,” katanya.

Ia melanjutkan, Dewan Hakim hampir tidak menemukan inkonsistensi penulisan. Artinya, semakin bagus tulisan dan mode tulisan pun sudah meningkat karena literasi dan buku-buku serta bahan bacaan secara online semakin diminati dan digemari oleh peserta.

Meningkatnya tulisan ini tentunya tidak lepas dari dukungan intensitas pelatihan dan bimbingan masing-masing peserta. Sisi lain alasan meningkatnya hal tersebut  adalah karena adanya pengalaman pada sebelumnya sudah pernah ikut serta, sehingga kali ini ikut kembali berlomba mengikuti KTIQ karena masih memenuhi syarat sehingga tulisan semakin berkualitas.

Husna juga menyampaikan, dari sisi tema juga mengalami perbedaan. Sebelumnya diberikan beberapa tema antara penyisihan, semifinal dan tema babak final.

Tapi tahun ini, bebas memilih tema atau ditawarkan tema kepada peserta, namun peserta memilih dari tema itu dengan ketentuan tema yang sudah ditulis dalam babak penyisihan.

“Peserta tidak dibenarkan lagi membawa tema itu di semifinal dan babak final,” tambahnya.

Sementara itu salah seorang penghubung Dewan Hakim, Hasra didampingi Turham AG, S.Pd.,M.Pd menambahkan, untuk hasil semifinal nantinya akan dilaksanakan pada hari Rabu (22/6/2022).

“Pada Rabu (22/6/2022) besok akan dilakukan penilaian dan pemberian nilai terhadap makalah dari semi final ini,” ujarnya.

Sementara itu Turham AG menambahkan, pelaksanaan KTIQ berlangsung di aula Gedung Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Bener Meriah.

“Selama pelaksanaan kegiatan Alhamdulillah berjalan aman dan lancar. Kesiapan panitia melayani dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini berjalan aman terkendali dan semua kebutuhan terpenuhi,” kata Turham.

Sementara itu untuk hasil penilaian final secara keseluruhan diperkirakan akan keluar pada Jumat (24/6/2022) mendatang dan akan mengantongi pemenang KTIQ I, II, dan II putra dan putri pada MTQ Aceh ke-35 2022 di Kabupaten Bener Meriah. (RH/FA).

 

Pos terkait