Kesadaran Masyarakat Abdya Dalam Berlalulintas Mulai Membaik

  • Whatsapp
Kesadaran Masyarakat Abdya Dalam Berlalulintas Mulai Membaik
Kasat Lantas Polres Abdya Ipda M Muh Berny STrK

BLANGPIDIE-Tingkat kesadaran masyarakat penggulan jalan raya di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dalam tertib berlalulintas mulai membaik. Hal tersebut disampaikan Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kasat Lantas Ipda M Muh Berny STrK, Kamis (30/6/2022).

Dikatakan, mulai membaiknya tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalulintas itu diketahui berdasarkan hasil operasi Patuh Seulawah yang berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 13-26 Juni 2022. Selama operasi berlangsung pihaknya lebih menedepankan kegiatan edukatif, persuasif dan humanis kepada pengedara.

Dicontohkan, aksi nekat pengendara yang melawan arus seperti di kawasan Jalan Attqwa, Jalan Pendidikan dan Jalan H Ilyas mulai berkurang dan nampak lebih tertib serta tidak menilmbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalulintas. Kemudian penggunaan knolpot brong yang mulai berkurang dikalangan anak muda, serta aksi balap liar yang selama ini diresahkan oleh masyarakat juga mulai reda.

“Pelanggaran dalam bentuk melawan arus, penggunaan knolpot yang bukan standar dan aksi balap liar memang menjadi perhatian khusus kami selama ini, disamping itu juga penertiban pelanggaran lalulintas lainnya seperti tidak memakai atribut keselamatan saat berkendara serta tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan,” ujar.

Dengan kerapnya dilakukan upaya penindakan, sosialisasi langsung di lapangan terkait tertib lalulintas, kesadaran masyarakat saat berkendara mulai membaik. Bahkan dalam operasi yang baru beberapa tuntas dilakukan, pihaknya sangat jarang menemukan pengendara yang melanggar. Dia berharap, budaya tertib berlalulintas di Abdya semakin membaik dan angka kecelakaan lalulintas dengan sendirinya bisa diminalisir.

“Sebelumnya aksi balap liar sudah sangat meresehkan masyarakat seperti lintasan jalan Ie Kulung-Cot Manee Kecamatan Jeumpa, jalan dua jalur kompleks pendidikan Padang Meurante Kecamatan Susoh dan beberapa titik lainnya. Alhamdulillah saat ini mulai berkurang. Setiap ada laporan dari masyarakat langsung kami respon dengan baik, sehingga ada efek jera bagi mereka yang kerap melakukan aksi balap liar,” paparnya.

Bagi pengendara yang kerap menggunakan knolpot brong diharapkan untuk menggantikan dengan knolpot standar, karena lebih aman dan nyaman. Apalagi penggunaan knolpot racing atau knolpot memang sangat dilarang lantaran menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat. Seperti polusi suara yang ditimbulkan dari knolpot brong serta dapat mengganggu kenyamanan pengendara lainnya juga masyarakat sekitar terlebih jika melintas di kawasan padat penduduk.

Dampak negatif lainnya yakni emisi gas buang yang keluar dari knolpot tidak disaring dahulu oleh komponen catalytic converter (alat pengendali emisi buangan), sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

“Dengan membaiknya kesadaran masyarakat saat berlalulintas bukan berarti tidak ada pelanggaran yang terjadi. Pelanggaran itu tetap ada, namun saat ini pengendara mulai lebih tertib. Upaya sosialisasi dan penertiban lalulintas tetap terus dilakukan guna meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas,” pungkasnya.(ag)

Pos terkait