Panwaslih Abdya Ajak Wartawan Bersinergi Awasi Pemilu

  • Whatsapp
Panwaslih Abdya Ajak Wartawan Bersinergi Awasi Pemilu
Foto: analisisnews.com/agus s SINERGI: Kegiatan Working Group Panwaslih Abdya dengan para wartawan untuk bersinergi dalam mengawasi setiap tahapan dalam ajang Pemilu 2024 mendatang, Kamis (4/8/2022).

BLANGPIDIE-Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mengajak para wartawan yang bertugas di kabupaten setempat untuk bersinergi dalam mengawasi setiap tahapan dalam ajang pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Ajakan itu disampaikan Ketua Panwaslih Abdya, Ilman Sahputra dalam kegiatan Working Group, Kamis (4/8/2022) di Blangpidie.

Dikatakan, media merupakan corong informasi bagi masyarakat, sehingga peran serta wartawan dalam proses pengawasan Pemilu sangat dibutuhkan. Secara fungsinya, pengawasan itu merupakan tugas Panwaslih. Akan tetapi, upaya pengawasan untuk menghasilkan Pemilu yang bermartabat harus didukung oleh media. Panwaslih memang sengaja mengajak rekan-rekan media untuk berdiskusi dan menyatukan persepsi terkait pengawasan hingga menyukseskan Pemilu jujur dan adil.

“Media mempunyai peran penting dalam penyelenggaraan Pemilu. Media menjadi pilar utama dalam mengawasi jalannya pesta demokrasi. Karena itu, Panwaslih bersama intansi terkait  lainnya termasuk awak media ikut terlibat aktif dalam menyukseskan Pemilu,” ujarnya.

Panwaslih dalam menjalankan tugasnya tidak hanya terfokus pada pelanggaran Pemilu, namun juga penerapan upaya pencegahan dengan harapan beragam bentuk pelanggaran Pemilu tidak terjadi.

Sementara itu, Ketua Badan Riset The Aceh Institute (BRAIN) DR Fajran Zain MA sebagai pemateri dikesempatan itu mengatakan hubungan antara awak media termasuk LSM, dan juga Ormas lainnya dengan Bawaslu sangatlah erat termasuk di Abdya sendiri. Semua komponen tersebut memiliki peran dalam mengawasi dan memberikan konstribusi informasi terhadap masyarakat. Tidak hanya sebagai pengontrol dalam mengawal jalannya tahapan Pemilu saja, namun juga sebagai corong penyampai informasi kepada masyarakat serta memberikan informasi yang akurat sesuai dengan fakta sehingga masyarakat tidak mendapatkan berita-berita hoaks.

Dia mengajak para wartawan di Abdya agar mampu menciptakan isu politik yang humanis dan cerdas. Sebagai corong informasi, media juga harus memberikan informasi edukasi kepada masyarakat bagaimana cara menjadi pemilih yang cerdas. Masyarakat dalam berpolitik tidak boleh mudah tergiur dengan politik uang yang jika dirasakan hanya bersifat sesaat. Bahkan dengan hal seperti itu justru akan merugikan masyarakat itu sendiri. Maka dari itu, melalui informasi -informasi yang mendidik, berikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya cara berpolitik yang cerdas.

Rismanidar selaku Divisi Pengawasan Panwaslih menyebutkan jurnalis adalah mitra utama dalam menyongsong Pemilu 2024 mendatang. Panwas dan media memiliki peran yang sama walaupun tugas pokok dan fungsinya berbeda. Panwaslih dengan media tetap harus bersinergi dalam melakukan pengawasan berlangsungnya Pemilu mendatang.

“Bagaimana terciptanya hubungan berkesinambungan dengan para wartawan, keikutsertaan media dalam mempublikasi, serta turut melakukan pengawasan Pemilu. Bagaimana mengoptimalkan pencegahan atau meminimalisir pelanggaran dan sengketa Pemilu tentu semua itu harus melalui sebuah proses koordinasi dan sinergitas yang baik,” tuturnya.(ag)





Pos terkait