Dandim Abdya: TMMD Akselerasi Pembangunan Daerah Tertinggal

  • Whatsapp
Program TMMD Kodim 0110/Abdya Berjalan Sesuai Rencana
Dandim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya), Letkol Inf Roqich Hariadi yang juga Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-114

BLANGPIDIE-Dandim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya), Letkol Inf Roqich Hariadi yang juga Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-114 Kodim setempat Selasa (9/8/2022) menegaskan, TMMD merupakan akselerasi pembangunan insfratruktur daerah tertinggal yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Salah satu kunci kelancaran program TMMD yang dipusatkan di Desa Kayee Aceh dan Suka Damai Kecamatan Lembah Sabil Abdya adalah komunikasi sosial yang selalu terjalin antara anggota Satgas TMMD dengan masyarakat setempat. Dengan Komsos yang efektif diharapkan bisa memaksimalkan capaian sasaran, menghasilkan kegiatan yang lebih berkualitas, tepat waktu dan tepat mutu sebagaimana target yang telah ditentukan.

Pada dasarnya adalah membangun desa melalui kegiatan TMMD. Ini adalah program perpaduan antara program pemerintah pusat dengan pemerintah daerah yang menjadi lokasi dilaksanakan TMMD seperti halnya di Abdya. Di program TMMD ini, ada beberapa kegiatan fisik dan non fisik yang sumber anggarannya juga dari dua unsur ini, yakni dari Mabes dan Pemkab Abdya yang kemudian anggarannya digunakan oleh  prajurit Satgas untuk sejumlah kegiatan.

“TMMD merupakan program membantu pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur wilayah tertinggal. Gunanya untuk menumbuhkan kemanunggalan TNI-Rakyat dan melestarikan budaya gotong-royong masyarakat demi ketahanan nasional dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Roqich Hariadi telah merincikan berbagai sasaran fisik dan non fisik tahun 2022 ini. Diantaranya, selain membuka jalan baru ruas I sepanjang 2.180 meter dengan lebar 8 mater, kemanunggalan TNI Kodim 0110/Abdya juga membuka akses jalan baru di ruas II sepanjang 380 meter dengan lebar 8 meter. Kemudian juga dilakukan peningkatan badan jalan sepanjang 2.180 meter dengan total anggaran Rp.1 miliar bersumber dari APBK dan Rp.475.500.000 dari Mabes TNI. Selanjutnya dalam sasaran fisik, TMMD  juga melakukan pembuatan gorong-gorong dua unit, satu unit jembatan darurat, pembangunan talut sepanjang 25,75 meter dan rehab dua  unit rumah warga kurang mampu yang sudah tidak layak huni.

Disamping sasaran fisik, TMMD Reguler ke 114 juga melaksanakan kegiatan non fisik berupa penyuluhan Wasbang dan Bela Negara, penyuluhan pertanian dan perkebunan, pelayanan dan peninjauan KB dan antisipasi stunting, penyuluhan pembinaan lingkungan hidup, penyuluhan PMK, penyuluhan hukum, penyuluhan Kamtibmas dan narkoba, serta Posyandu, Posbindu juga operasional kesehatan lainnya. (ag)

Pos terkait