Pj Bupati Abdya Kumpulkan Kepala SKPK

  • Whatsapp
Pj Bupati Abdya Kumpulkan Kepala SKPK
Foto: analisisnews.com/agus s POTENSI MASALAH: Pj Bupati Abdya H Darmansah SPd MM mengumpulkan 39 SKPK dan menggelar rapat untuk menggali potensi masalah di instansi masing-masing, Kamis (18/8/2022)

BLANGPIDIE-Pj Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) H Darmansah SPd MM dihari pertama memasuki kompleks perkantoran langsung mengumpulkan 39 Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk membuat pertemuan dan menggali potensi masalah dan mencari solusinya. Pertemuan dengan seluruh kepala SKPK itu berlangsung di Aula Tengku Dikila Bappeda setempat.

Saat menuju lokasi pertemuan itu, dia sempat melontarkan rasa kekecewaannya dengan kondisi perkarangan perkantoran setempat yang dipenuhi rumput liar bahkan ada beberapa sampah yang dibiarkan berserakan, namun secara spontan Pj Bupati langsung mengutip sampah itu. Menurutnya, apa yang dilakukan itu bukanlah sebuah pencitraan, melainkan memang sebuah kebiasaannya yang menyukai dan mencintai kebersihan. Akan hal itu, dia langsung memerintahkan seluruh SKPK untuk segera membersihkan lingkungan kantor masing-masing dan memberikan batas waktu hingga Senin (22/8) mendatang.

“Saat saya mendatangi kompleks perkantoran, saya tidak langsung ke kantor bupati. Tapi saya harus cek dapurnya dulu yakni di Bappeda. Hari ini saya akan gali masalah yang ada ditubuh SKPK, mencarikan solusi dan menyelesaikannya,” ujarnya.

Pj Bupati yang didampingi Sekda Abdya Salman Alfarisi ST meminta kepada para kepala SKPK untuk memaparkan persoalan dan solusi dari masalah di masing-masing instansi yang mereka pimpin. Bahkan mereka diminta menyampaikan setiap persoalan dalam waktu yang singkat dan tidak bertele-tele, lengkap dan rill.

Beberapa kepala dinas menyampaikan persoalan mulai dari urusan pertanian, kesehatan hingga infrastruktur lainnya. Namun faktanya ada beberapa persoalan yang diminta oleh Pj Bupati Darmansah untuk segera diselesaikan dalam waktu dekat. Ada beberapa persoalan yang mesti diselesaikan dengan segera. Terutama mengenai sektor pertanian yang dilaporkan ada wilayah-wilayah yang belum melakukan proses tanam padi lantaran terkendala air. Bahkan ada beberapa lahan sawah yang sudah beralih fungsi, sehingga Pj bupati meminta Kadis Pertanian dan Pangan Abdya untuk segera melaporkan dengan detail kepadanya untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, dia juga mendapatkan laporan tentang tingginya angka stunting yang didata oleh Dinas Kesehatan setempat hingga mencapai 1.046 atau 21 persen. Dalam hal ini, Darmansah menyarankan para instansi terkait untuk mensingkronkan data agar tidak berbelit-belit. Jangan sampai camat lain data, sementara dinas lain data.

Masalah lain juga terjadi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya yang dilaporkan banyak operator di beberapa desa dalam kabupaten setempat belum menguasai aplikasi Siskudes sebagai sarana pelaporan dan berkas pencairan dana desa. Untuk itu, Darmansah menyarankan agar DPMP4 mendata kembali dan mentrening dengan segera para operator di desa agar memahami Siskudes agar tidak terjadi keterlambatan proses pencairan dana desa. Kemudian, persoalan lain juga diutarakan oleh Kepala Dinas PUPR Abdya dan Perkim LH yang juga perlu segera di evaluasi kembali untuk secepatnya ditangani. “Semuan laporan dari masing SKPK ini akan saya bukukan, tujuannya agar saya mengetahui titik persoalannya,” pungkasnya. (ag)

Pos terkait