Abdya Dilanda Banjir Luapan Pj Bupati Turun ke Lapangan

  • Whatsapp
Abdya Dilanda Banjir Luapan Pj Bupati Turun ke Lapangan
Foto: analisisnews.com/agus s BANJIR LUAPAN: Pj Bupati Abdya H Darmansah SPd MM meninjau lokasi banjir luapan di Kecamatan Tangan-Tangan, Minggu (21/8/2022) malam.

BLANGPIDIE-Banjir luapan yang disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (21/8/2022) sore hingga malam hari melanda wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan sekitarnya. Akibatnya,  sejumlah pemukiman warga dalam kabupaten setempat masih terendam banjir luapan. Tidak hanya itu, beberapa titik ruas jalan nasional juga sempat digenangi air luapan. Mendapatkan laporan terkait adanya banjir luapan di sejumlah titik, Pj Bupati Abdya, H Darmansah SPd MM langsung bergerak meninjau lokasi banjir dimaksud.

Dalam peninjauan itu Pj Bupati Darmansah ikut didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Armayadi ST, Kadis Sosial Drs Yusan Sulaidi, Camat Tangan-tangan Jasmadi dan sejumlah petugas BPBK lainnya. Lokasi banjir luapan yang ditinjau Pj Bupati diantaranya Desa Padang Kawa dan Blang Padang, Kecamatan Tangan-tangan. Banjir di kawasan Blang Padang itu disebabkan oleh dangkalnya sungai akibat tingginya sedimen yang mengendap, sehingga aliran air tidak lancar. Dalam waktu yang bersamaan, alat berat milik BPBK Abdya langsung begerak untuk mengeruk daerah aliran sungai tersebut.

Sementara di Desa Padang Kawa kondisi aliran sungai sudah mengancam keberadaan masjid setempat. Melihat kondisi itu, Pj Bupati langsung meminta BPBK Abdya untuk mengusulkan anggaran normalisasi dan pembangunan tanggul pengaman di daerah aliran sungai Desa Padang Kawa pada anggaran tahun 2023. Termasuk jembatan desa setempat karena kondisi sudah tidak layak lagi. Sebab tiang tengah jembatan itu menjadi pemicu terjadinya banjir luapan, sehingga meluap ke rumah warga dan mengikis tebing sungai hingga terjadinya erosi.

“Untuk normalisasi daerah aliran sungai dan pembangunan tanggul pengaman tebing akan dianggarkan pada tahun 2023 mendatang,” ujarnya.

Kepala BPBK Abdya, Armayadi ST kepada wartawan menyebutkan, sejumlah desa yang terdampak banjir luapan meliputi Desa Ie Mameh Kecamatan Kuala Batee, Cot Manee Kecamatan Jeumpa, Ujung Tanah Kecamatan Setia, Blang Padang dan Padang Kawa Kecamatan Tangan-Tangan, Babah Lhueng dan Lamkuta Kecamatan Blangpidie. Untuk ketinggaian air luapan berkisar antaran 30-40 cm tergantung lokasi.

“Untuk di Desa Cot Manee terdapat 20 rumah warga yang terendam banjir luapan, tergerusnya lumpur dari gunung yang memasuki kawasan Mapolres Abdya, rusaknya tanggul pengaman jalan di Desa Panton Raya serta konstruksi jalan yang longsor dan jembatan rusak berat di Desa Blang Padang. Banjir luapan juga merendam areal persawahan dan perkebunan warga,” sebutnya.

Terkait kondisi itu, pihaknya langsung bergerak cepat ke lokasi dengan mengerahkan tim reaksi cepat BPBK Abdya untuk melakukan kegiatan tanggap darurat serta menurunkan alat berat untuk memudahkan proses penanggulangan.

Akan hal itu, seluruh warga Abdya diharapkan untuk tetap waspada dengan kondisi cuaca seperti ini. Terkait kondisi itu, pihaknya terus melakukan patroli ke sejumlah wilayah dalam sembilan kecamatan dalam Kabupaten Abdya yang dianggap rawan terjadi banjir luapan.

Pihaknya jauh-jauh hari telah menyiapkan tim reaksi cepat yang disebar di sembilan kecamatan dalam kabupaten setempat, guna dapat menginformasikan kepada posko induk BPBK Abdya jika sewaktu-waktu terjadi banjir luapan ataupun bencana alam lainnya. Tim dimaksud akan terus memantau setiap titik-titik yang memang dianggap sebagai kawasan rawan bencana, sehingga upaya evakuasi dan penanggulangan dapat secepat mungkin dilakukan.(ag)

Pos terkait