Para Bidan Diharapkan Mampu Meningkatkan Kompetensinya

  • Whatsapp
Penjabat Bupati Bener Meriah menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-71 yang dipusatkan di Gedung Olah Raga dan Seni Pemkab setempat, Selasa (23/8/2022).

REDELONG – Penjabat Bupati Bener Meriah menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-71 yang dipusatkan di Gedung Olah Raga dan Seni Pemkab setempat, Selasa (23/8/2022).

Dalam kesempatan itu Haili Yoga mengatakan bahwa dalam sejarah peringatan hari bidan nasional, tentu tidak lepas dari proses terbentuknya Ikatan Bidan Indonesia (IBI), yakni pada 24 Juni 1951.

Bacaan Lainnya

“Sesuai dengan tema peringatan HUT IBI ke-71 di Kabupaten Bener Meriah yakni ‘Perjalanan Panjang Profesi Bidan Mewujudkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Maju’, tentu kegiatan yang dirangkai dengan rakercab ini harus kita jadikan sebagai sarana evaluasi,” kata Haili Yoga.

Sehingga yang kita harapkan, lanjutnya, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih maksimal dan bersama-sama kita bisa menurunkan angka kematian ibu dan anak, serta menurunkan angka stunting di Kabupaten Bener Meriah ini.

“Kita ketahui juga bahwa program utama pembangunan Indonesia, salah satunya bertujuan untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing, yakni sdm yang sehat, cerdas, adaptif, terampil dan berkarakter,”ujar Haili Yoga.

Lebih jauh dikatakannya, membentuk SDM berkualitas itu dimulai sejak periode 1000 hari pertama keidupan (HPK) bagi anak, hpk ini merupakan periode yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak selama 2 tahun kedepan.

Jika anak tumbuh dalam situasi kekurangan gizi kronis, katanya, tentu akan berpotensi melahirkan generasi yang stunting, apalagi diketahui bersama bahwa saat ini stunting menjadi salah satu masalah kronis yang sangat membahayakan.

Tidak sekedar masalah kondisi fisik seseorang, tetapi meluas menjadi masalah nasional dengan kehilangan generasi, sekaligus menjadi beban yang semakin besar jika tidak kita hentikan.

“Oleh karena itu, bidan yang bertindak sebagai mitra profesional pemerintah dalam menjalankan peran perpanjangan tangan negara, melalui kesempatan ini kami minta agar para bidan dalam melaksanakan pelayanan pencegahan stunting dituntut melakukan pendampingan kesehatan, gizi, KB, hingga persoalan lingkungan kepada sasaran percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa melalui kesempatan ini juga, pihak pemerintah berharap kolaborasi antar tenaga kesehatan bidan dan kader penggerak pemberdayaan keluarga semakin ditingkatkan dan dapat menjadi katalisator percepatan penurunan stunting, mengingat keberadaan bidan dalam tim pendampingan keluarga menempati peran sentral.

Bidan harus senantiasa berada ditengah-tengah masyarakat agar dapat selalu tanggap dan peka terhadap berbagai masalah sosial kesehatan masyarakat, sinergitas antara bidan dan stakeholder terkait juga merupakan kunci keberhasilan dari pelaksanan program dan kegiatan yang dilaksanakan.

“Untuk itu, kami menaruh harapan besar agar para bidan mampu meningkatkan kompetensinya, sehingga bisa memberikan pelayanan yang berkualitas serta bisa melakukan koordinasi yang intensif dengan semua pihak,” jelasnya.

Kita bersyukur bisa merayakan peringat HUT IBI ke-71 ini, dari pengalaman panjang, umur ke waktu, perkembangan teknologi harus terus kita kuasai dengan layak, disamping itu, hal yang paling penting adalah bagaimana organisasi IBI ini, khususnya IBI dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah bisa semakin solid dan kompak, sehingga bisa turut membantu program pemerintah, terutama dalam upaya menekan angka stunting.

“Harapannya, dengan adanya kegiatan ini akan mempererat ikatan kondolidasi yang baik dengan seluruh pihak, baik itu pemerintah daerah lintas profesi maupun mitra kerja, semoga, melalui kegiatan ini juga kita bisa terus meningkatkan martabat dan kedudukan bidan di dalam masyarakat,” pungkasnya. (rel/far)

 

Pos terkait