Satres Narkoba Polres Abdya Tangkap Lima Pemilik Ganja

  • Whatsapp
Satres Narkoba Polres Abdya Tangkap Lima Pemilik Ganja
Kapolres Abdya AKBP Dhani Catra Nugraha SH SIK MH

BLANGPIDIE-Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Aceh Barat Daya (Abdya), berhasil menangkap lima pelaku penyalahgunaan narkoba jenis ganja kering siap edar. Penangkapan itu dilakukan personel Satres Narkoba dalam dua hari berturut-turut di beberapa lokasi yang berbeda.

Kapolres Abdya AKBP Dhani Catra Nugraha SH SIK MH melalui Kasat Narkoba Ipda Hengki Harianto SH MH, Senin (29/8/2022) mengatakan, terkait penangkapan kelima terduga penyalahgunaan narkoba jenis ganja kering siap edar itu, pertama di Kecamatan Lembah Sabil tepatnya kawasan Desa Padang Keulele. Personel berhasil menangkap terduga AD (21) warga Padang Keulele, Kecamatan Lembah Sabil pada Jumat (26/8/2022) sekira pukul 22.00 WIB malam.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan dua bungkus ganja kering siap edar seberat 200 gram ditambah 3,04 gram lainnya tersimpan dalam bungkusan rokok. Selain itu, polisi juga mengamankan handphone milik terduga untuk proses penyelidikan lebih lanjut. AD sempat melarikan diri saat melihat petugas, namun upaya itu dapat digagalkan setelah petugas melakukan pengejaran dengan sepeda motor. Barang bukti pada terduga sudah diamankan.

Pada Sabtu (27/8/2022) pihaknya kembali membekuk dua terduga pemilik ganja kering di kawasan Desa Kuta Tuha, Kecamatan Blangpidie, sekira pukul 01.00 WIB tengah malam. Kedua terduga itu masing-masing berinisial IFA (28) warga Padang Baru dan AG (24) warga Desa Ladang, Kecamatan Susoh.  Dalam aksi penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan satu bungkus ganja kering seberat 9,50 gram yang diletakkan oleh terduga di atas etalase gerobak mertabak di kawasan setempat. Selain itu, polisi juga mengamankan dua unit handphone milik keduanya.

Setelah mengintrogasi dan mendapatkan informasi dari kedua terduga mengenai sumber barang haram tersebut, polisi kembali melakukan pengembangan lebih lanjut ke wilayah Jalan Cut Nyak Din, Dusun Samudera, Desa Padang Baru, Kecamatan Susoh sekira puk 02.00 WIB. Di TKP itu, petugas menangkap JS (33) warga setempat yang berprofesi sebagai nelayan. Dari tangan terduga, polisi mengamankan 40 gram ganja kering yang terbungkus kertas. Terduga mengakui kalau ganja itu adalah miliknya, bahkan dia juga sempat menjual ke terduga yang telah ditangkap sebelumnya.

Setelah mendapat keterangan singkat dari JS, polisi kemudian bergeser ke rumah YMF (21) juga warga Padang Baru, Kecamatan Susoh sekira pukul 03.00 WIB jelang subuh. Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan ganja siap edar di dalam kamar mandi rumah terduga seberat 6,01 gram. Kepada polisi, terduga juga mengakui kalau ganja itu merupakan miliknya untuk diperjualbelikan.

“Kami akan terus melakukan pendalaman dan meminta keterangan lebih lanjut dari para terduga hingga peredaran dan penyalahgunaan narkoba ini bisa ditekan,” paparnya.

Atas perbuatan melawan hukum itu, kelima terduga dijerat dengan pasal 111, 114 dengan ancaman pidana seumur hidup atau minimal 5 tahun atau maksimal 20 tahun sebagaimana dalam Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(ag)

Pos terkait